Konflik Antar Desa di Maluku Tenggara, Polisi Santuy Bubarkan Masa dengan Paha Tertancap Panah

Serang

Sabtu, 12 November 2022 | 23:34 WIB
Konflik Antar Desa di Maluku Tenggara, Polisi Santuy Bubarkan Masa dengan Paha Tertancap Panah
Tangkapan layar polisi yang terkena panah saat terjadi bentrokan antar desa di Maluku (Twitter)

Sebuah bentrokan antar desa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, antara Desa Elath dengan Desa Bombay, Maluku Tenggara  Sabtu (12/11/2022). Dalam kejadian tersebut, seorang anggota polisi yang mencoba melerai masa terkena anak panah di bagian paha kirinya. 

Polda Maluku pun segera menambah dua satuan setingkat pleton (SST) untuk mengatasi konflik antar desa tersebut.

"Bapak Kapolda juga sudah memerintahkan Kapolres Malra untuk penebalan pasukan disana dan dua satuan setingkat pleton sudah tiba dipimpin langsung oleh Kapolres Malra dan Wakapolres Malra,” ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes pol M.Roem Ohoirat, di Ambon, Sabtu (12/11/2022).

Roem mengatakan, konflik bermula dari upaya beberapa anggota masyarakat Desa Bombay untuk memasang sasi atau larangan adat di perbatasan dengan desa Elath, yang mengklaim itu milik mereka.

Upaya menghentikan pemasangan larangan adat tersebut sempat dibubarkan oleh polisi, akan tetapi insiden mendadak ini mengakibatkan tentara dan polisi menjadi kewalahan.

“Jadi bentrokan antara kedua kelompok tidak dapat dihindari. Itu karena kelompok Desa Elath tidak terima, sehingga terjadi unjuk rasa massal dan terjadi saling serang antara kedua belah pihak,” kata M. Roem. 

Roem juga mengatakan, bentrokan tersebut mengakibatkan sejumlah polisi terkena tembakan anak panah dari kedua belah pihak masa yang bertikai, hingga menyebabkan polisi terluka.

"Anggota yang satu sudah dievakuasi ke Tual untuk perawatan. Sementara yang lain dirawat di Puskesmas Elath. Jumlah korban lainnya belum sempat kami data, tapi ada beberapa korban luka baik itu dari bacokan, maupun terkena panah dari kedua belah pihak," ungkapnya.

Adapun selain adanya korban luka-luka, Roem menuturkan ada sejumlah rumah yang terbakar, bangunan sekolah SMP dan SMA di Kei Besar rusak.

baca juga

Sebelumnya pernah bentrok

Bentrokan antar warga pecah di Maluku. Dua polisi dilaporkan kena anak panah. (ist/tangkap layar)
Bentrokan antar warga pecah di Maluku. Dua polisi dilaporkan kena anak panah. (ist/tangkap layar) (sumber:)

Kedua desa tersebut diketahui juga pernah terlibat bentrok pada tanggal 6 Oktober 2022 mengakibatkan 31 korban, yang mana 15 adalah korban dari Ohoi Bombay dan 16 orang korban dari Ohoi Elath.

Dan insiden pada 6 Oktober lalu itu sudah diantisipasi dan sudah ditempatkan Tiga SST gabungan TNI dan Polri yang telah dikerahkan di sana.

“Polda Maluku sangat menyayangkan bentrokan dua desa di Kei Besar, yakni Desa Elath dan Bombay kembali terjadi tadi pagi,” ujarnya.


Dia mengakui bahwa situasi sejauh ini aman dan kondusif dan lima SST sudah berada di lapangan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan itu terjadi lagi.

"Namun, sebanyak apapun pasukan yang ditempatkan di sana, tanpa adanya kesadaran masyarakat, maka bentrokan bisa terulang kembali. Oleh karena itu, ini menjadi tanggung jawab kita semua, tanggung jawab pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, marilah kita semua berperan aktif dalam menciptakan rasa aman dan damai di daerah,” ujarnya kepada warga setempat.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat setempat untuk menahan diri dan hidup rukun kembali seperti semula, tanpa konflik atau bentrokan.

"Karena yang dilakukan seperti itu, pasti akan merugikan kedua belah pihak dan masyarakat di sana," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat Maluku Bentrok, Polisi Terkena Panah Dibawa ke Puskesmas

Warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat Maluku Bentrok, Polisi Terkena Panah Dibawa ke Puskesmas

News | Sabtu, 12 November 2022 | 18:28 WIB

Bentrokan Pecah di Maluku, Polisi Bersenjata Terkena Panah: Mundur, Mundur!

Bentrokan Pecah di Maluku, Polisi Bersenjata Terkena Panah: Mundur, Mundur!

News | Sabtu, 12 November 2022 | 18:07 WIB

Sosok Bripka HK dan Kronologi Dugaan Perselingkuhannya dengan Dua Wanita

Sosok Bripka HK dan Kronologi Dugaan Perselingkuhannya dengan Dua Wanita

News | Sabtu, 12 November 2022 | 11:01 WIB

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Serang | Sabtu, 05 November 2022 | 19:49 WIB

Kejari Serang Diamuk Nikita Mirzani, Tak Terima Ditahan Karena Proses Kasus Mandek

Kejari Serang Diamuk Nikita Mirzani, Tak Terima Ditahan Karena Proses Kasus Mandek

Serang | Selasa, 25 Oktober 2022 | 22:31 WIB

Minta Kapolri Tindak Polres Luwu, Aipda HR Dianggap Gila Mencoret Dinding Mapolres 'Sarang Korupsi'

Minta Kapolri Tindak Polres Luwu, Aipda HR Dianggap Gila Mencoret Dinding Mapolres 'Sarang Korupsi'

Serang | Senin, 17 Oktober 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Pelajaran PPKn vs Realita Politik: Mengapa Kita Merasa Ada yang Salah?

Pelajaran PPKn vs Realita Politik: Mengapa Kita Merasa Ada yang Salah?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:04 WIB

Listrik Gratis dari Air: Rahasia Desa di Kulon Progo yang Tetap Menyala Saat PLN Padam

Listrik Gratis dari Air: Rahasia Desa di Kulon Progo yang Tetap Menyala Saat PLN Padam

Video | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:04 WIB

Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu

Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:02 WIB

Dwigol Bellingham dan Mental Juara Inggris yang Kian Matang ke Semifinal

Dwigol Bellingham dan Mental Juara Inggris yang Kian Matang ke Semifinal

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:58 WIB

5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish

5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:52 WIB

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Gaya Hidup PayLater: Solusi atau Awal Masalah Keuangan?

Gaya Hidup PayLater: Solusi atau Awal Masalah Keuangan?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:24 WIB

Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji

Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:17 WIB

×