serang

Waspada, Covid-19 Masih Mengintai, Kasus Kematian di Jakarta Kembali Meningkat

Serang Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 07:30 WIB
Waspada, Covid-19 Masih Mengintai, Kasus Kematian di Jakarta Kembali Meningkat
Ilustrasi Covid-19 (Pexels.com/Edward Jenner)

Setelah sempat meredup beberapa bulan lamanya kasus kematian akibat Covid-19 di Ibu Kota kini kembali menghantui warga Jakarta. Karenanya sebagai solusi, Dinas Kesehatan DKI Jakarta berharap vaksin booster untuk anak di bawah usia 12 tahun segera disediakan. 

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan kasus kematian Covid-19 kembali meningkat di Jakarta dalam beberapa pekan terakhir ini. Berdasarkan laporan data Dinkes DKI Jakarta pada tanggal 23-29 Januari terdapat tiga kasus kematian terjadi dengan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) 0,61 persen.

Begitu pula pada 30 Januari hingga 5 Februari tercata empat kasus kematian dengan CFR 0,77. Pada rentang waktu 6-12 Februari terdapat enam kasus kematian dengan CFR 0,83 persen. Begitu pula 13-19 Februari ada enam kasus kematian tercatat dengan CFR 0,95 persen.

"CFR hampir 1 persen atau 1 dari 100 orang yang terdiagnosis (terpapar kasus Covid-19) meninggal. Artinya, missing cases (kasus tak tercatat) di lapangan tinggi," ujar Ngabila saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2023).

Selain itu dia menyebutkan korban meninggal akibat Covid-19 85 persen diantaranya telah lebih dari 6 bulan sejak vaksin terakhir dan mayoritas belum pernah booster. 90 persen memiliki komorbid dan 95 persen usia di atas 40 tahun.

Nabila mengatakan kasus kematian yang kembali meningkat di Jakarta akan dipantau secara ketat selama empat pekan ke depan. Apalagi kata dia berdasarkan data korban yang meninggal pada usia 40 tahun ke atas belum vaksin dosis keempat.

Karenanya, ia berharap pemerintah segera menyediakan kembali vaksin booster untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun.

"Semoga vaksin anak di bawah 12 tahun segera ada untuk mencegah MIS-C (ultisystem inflammatory syndrome in children) atau longcovid dan kematian. Vaksinasi dosis keempat pada 18 tahun ke atas dapat meningkatkan antibodi 3 kali lipat dibandingkan yang belum serta mencegah longcovid dan kematian," pungkasnya.

Baca Juga: Makan Bareng Gubernur Sumbar, Raffi Ahmad Akan Coba Bisnis Masakan Padang?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI