"Sebagai orangtua, saya sedih sekali. Ini menjelang Lebaran dan dia tidak bersama kami, saya sangat terguncang," katanya.
"Saya meminta pertolongan kepada pemerintah Australia untuk mencari dan menemukan dia karena dia tulang punggung keluarga dan satu-satunya harapan kami.
"Sebelum pergi, Yamin mengatakan kepada saya dia akan pergi ke Australia untuk menangkap ikan.
"Dia ingin memberikan uang kepada saya, orangtuanya, memberikan uang untuk merayakan Idul Fitri namun sekarang dia terkena musibah.
Susahnya upaya penyelamatan
Gordon Watt dari perusahaan PHI Aviation yang mengirimkan helikopter untuk mengevakuasi para nelayan dari Bedwell Island mengatakan mereka harus membuat tenda darurat di pantai tidak jauh dari lokasi terdamparnya kapal Express.
Dia mengatakan para nelayan tersebut "sangat bersyukur" ketika tim PHI Aviation tiba.
"Mereka yang selamat ini mengatakan mereka memerlukan air minum dan makanan," katanya.
A man in a jacket and shirt stands next to some model helicopters. Image: Gordon Watt mengatakan para nelayan sangat bersyukur berhasil diselamatkan. ABC News: James Carmody
"Mereka sudah berada di sana selama beberapa hari dalam situasi yang rawan tanpa makanan dan air.
"Mereka senang sekali melihat tim kami yang membawa mereka ke daratan di Australia."
Watt mengatakan upaya penyelamatan sulit dilakukan karena mereka tiba ketika hari gelap dan helikopter tidak bisa mendarat di pantai berpasir sehingga mereka harus menaikkan semua awak nelayan itu dengan tali.
"Jadi ini sangat menantang bagi para awak kami melakukan penyelamatan dan kami senang bahwa bisa membawa mereka dengan aman kembali ke Broome," katanya.
[ABC Australia]