Ada Apa dengan Wiranto? Usai Dikunjungi Prabowo Subianto, Malah Bantu Jokowi

Serang

Senin, 01 Mei 2023 | 18:35 WIB
Ada Apa dengan Wiranto? Usai Dikunjungi Prabowo Subianto, Malah Bantu Jokowi
Wiranto (kiri) Prabowo Subianto (kanan) (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara Serang - Wiranto kini jadi perhatian publik, lantaran menyatakan lebih memilih bantu Jokowi, padahal Wantimpres baru saja dikunjungi Prabowo Subianto.

Serang Suara - Wiranto merupakan Wantimpres alias Ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Walau sudah dikunjungi Ketua Umum Partai Gerindra di kediamannya tempo lalu, Wiranto lebih memilih membantu Presiden Jokowi.

Hal itu diutarakan mantan Ketua Umum Partai Hanura Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2023).

"Saya tahu bahwa ke depan nanti suasana tidak ringan yang dihadapi seorang kepala negara, maka saya sementara akan tetap berkonsentrasi untuk membantu presiden, memberikan nasihat dan pertimbangan yang beliau perlukan, sehingga saya tidak atau belum terikat dengan satu partai politik," kata Wiranto.

Ia juga mengaku di depan pengurus dan kader partai PPP yang sedang meliriknya berkata, kalau dirinya masih belum ada keterikatan dengan salah satu partai politik alias parpol peserta Pemilu 2024.

"Hingga saat ini belum terikat dengan partai politik, saya sementara tetap konsentrasi bantu Presiden Jokowi," kata Wiranto, mantan Panglima ABRI.

Kendati demikian, rupanya Wiranto menyatakan di saat yang bersamaan telah menyerahkan 100 kolega di komunitas Jenderal Wiranto Club alias JW Club untuk bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Salah satunya Irjen (Purn) Darmawan, dan masih banyak lagi kolega di daerah yang akan bergabung dengan partai ini," ungkapnya.

Mantan Ketua Hanura Wiranto tiba di Kantor DPP PPP dan ditemui Plt Ketum PPP Mardiono [Suara.com/Bagaskara]
Mantan Ketua Hanura Wiranto tiba di Kantor DPP PPP dan ditemui Plt Ketum PPP Mardiono (sumber: Suara.com/Bagaskara)

100 Komunitas Jenderal Wiranto Club (JW Club) Gabung PPP

Sebanyak 100 komunitas Jenderal Wiranto Club (JW Club) Gabung PPP, dan Wiranto memastikan kalau 100  kolega bergabung secara sukarela.

baca juga

Kendati demikian, 100 kolega yang tergabung dalam JW Club kata Wiranto, tidak menggunakan cara militer buat ratusan buat bergabung dengan partai berlambang Kabah itu.

"Saya membawa kader-kader saya yang memang sudah lama menunggu untuk diarahkan masuk ke mana. Saya tidak memakai cara milter, semuanya saya perintahkan masuk ke sana ke mari. Tapi merupakan bagian dari suatu musyawarah," klaimnya.

Ini kebebasan untuk bergabung dalam partai politik mana saja, sesuai dengan aspirasi dan nilai perjuangan.

"Hari ini ternyata memang banyak yang kemudian memilih PPP sebagai rumah perjuangan yang baru dan saya senang sekali karena Ketua Umum PPP Pak Mardiono yang merupakan sahabat saya, teman baik saya ternyata menampung mereka bahkan menerima dengan tangan terbuka," kata Wiranto menutup. [*/Kariadil Harefa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto Bertemu Langsung dengan Prabowo di Bogor, Gerindra: Banyak Yang Dibicarakan

Wiranto Bertemu Langsung dengan Prabowo di Bogor, Gerindra: Banyak Yang Dibicarakan

Bogor | Senin, 01 Mei 2023 | 18:18 WIB

Partai Buruh Dukung Najwa Shihab Capres Indonesia, Alasannya Karena 7 Partai Politik Dukung UU Cipta Kerja

Partai Buruh Dukung Najwa Shihab Capres Indonesia, Alasannya Karena 7 Partai Politik Dukung UU Cipta Kerja

Serang | Senin, 01 Mei 2023 | 17:59 WIB

Wiranto Tegaskan Belum Gabung ke Salah Satu Parpol, Klaim Masih Konsentrasi Bantu Presiden

Wiranto Tegaskan Belum Gabung ke Salah Satu Parpol, Klaim Masih Konsentrasi Bantu Presiden

Kotak Suara | Senin, 01 Mei 2023 | 17:19 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×