Parpol Berikut Diprediksi Gagal! Ambang Batas Elektabilitas Partai Politik Pemilu 2024 Jadi Penyulut

Serang | Suara.com

Selasa, 30 Mei 2023 | 00:47 WIB
Parpol Berikut Diprediksi Gagal! Ambang Batas Elektabilitas Partai Politik Pemilu 2024 Jadi Penyulut
Partai Politik peserta Pemilu 2024 (Suara.com/Kariadil Harefa)

Serang.Suara - Ambang batas parlemen menjadi parameter penting yang harus dicapai oleh partai politik agar mereka dapat memperoleh perwakilan di DPR RI. Mendekati Pemilu 2024, perhatian utama terfokus pada elektabilitas atau tingkat keterpilihan partai politik. 

Dalam konteks ini, ada empat lembaga survei, yaitu Charta Politika, Populi Center, dan Litbang Kompas, serta lembaga SMRC telah melaksanakan survei dan mengumumkan hasilnya.

Hasil Survei Charta Politika

Survei yang dilakukan oleh Charta Politika dan dirilis pada tanggal 15 Mei 2023 menyebutkan bahwa ada 8 partai politik yang diprediksi akan berhasil melewati ambang batas parlemen.

Hasil survei Charta Politika menunjukkan PDIP menduduki posisi tertinggi dengan elektabilitas 22,1 persen, diikuti oleh Gerindra 14,9 persen, Golkar 9,8 persen, PKB 7,8 persen, PKS 7,2 persen, NasDem 6,6 persen, Demokrat 6,1 persen, dan PPP 4,1 persen.

Sementara itu, PAN, PSI, Perindo, Garuda, Gelora, Partai Ummat, PBB, Hanura, dan PKN diprediksi tidak akan melewati ambang batas parlemen. Terdapat juga 17,8 persen responden yang tidak memberikan jawaban. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,82 persen.

"PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, dan PKS merupakan lima partai dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil survei pada periode tersebut," ujar Yunarto, dalam konferensi pers virtual pada Senin (15/5/2023).

Hasil Survei Populi Center

Hasil survei Populi Center memperlihatkan elektabilitas Anies Baswedan sebagai capres menurun usai tak lagi menjabat Gubernur DKI Jakarta. (Tangkap Layar)
Hasil survei Populi Center memperlihatkan elektabilitas Anies Baswedan sebagai capres menurun usai tak lagi menjabat Gubernur DKI Jakarta. (Tangkap Layar) (sumber:)

Pada tanggal 29 Mei 2023, Populi Center merilis hasil surveinya yang menunjukkan bahwa hanya 7 partai politik yang diperkirakan akan berhasil melewati ambang batas 4 persen.

Survei Populi Center dilakukan antara tanggal 4 hingga 12 Mei 2023, dan hasilnya sebagai berikut: PDI-P dengan elektabilitas 22 persen, Gerindra 17,5 persen, Golkar 10 persen, PKB 6,6 persen, Demokrat 5,7 persen, PKS 5,1 persen, dan NasDem 5 persen. Sementara itu, PPP dan PAN diprediksi tidak akan berhasil melewati ambang batas.

"Data menunjukkan bahwa saat ini, partai dengan elektabilitas tertinggi untuk pemilihan legislatif adalah PDIP dengan persentase 22 persen," kata Peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan, saat presentasi di Kantor Populi Center, Jakarta, pada Senin (29/5/2023). Margin of error dari survei ini sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil Survei Litbang Kompas

Dokumen Litbang Kompas [Dokumen Litbang Kompas]
Dokumen Litbang Kompas (sumber: Dokumen Litbang Kompas)

Litbang Kompas juga melaksanakan survei pada rentang tanggal 29 April hingga 10 Mei 2023. Menurut survei ini, hanya ada 6 partai politik yang diprediksi akan berhasil melewati ambang batas parlemen.

Hasil survei Litbang Kompas menyimpulkan bahwa 14 partai politik tidak akan mendapatkan kursi di DPR RI karena tidak melewati ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Partai yang diprediksi akan berhasil adalah PDIP, Gerindra, Demokrat, NasDem, PKB, dan PKS.

Sedangkan PKS, PAN, Perindo, PPP, PBB, Hanura, Gelora, PSI, Partai Buruh, Partai Ummat, Partai Garuda, PKN, masih berada di bawah ambang batas. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,38 persen.

Hasil Survei SMRC

Hasil sementara quick count lembaga Populi Center (Populi Center)
Hasil sementara quick count lembaga Populi Center (Populi Center) (sumber:)

Dalam dua survei terbaru yang dirilis oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), terungkap bahwa dua partai politik, yaitu PPP dan PAN, tidak berhasil melewati Parliamentary Threshold (PT) pada Pemilu 2024.

Hasil survei ini didasarkan pada data yang dikumpulkan oleh SMRC pada tanggal 18-19 April 2023, melibatkan 831 responden dengan metode survei telepon secara acak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilu 2024, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Haramkan Politik Identitas dan Kampanye di Masjid

Pemilu 2024, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Haramkan Politik Identitas dan Kampanye di Masjid

| Rabu, 04 Januari 2023 | 15:29 WIB

Pemilu 2024 PDIP Nomor Tiga, Seruan Ganjar: Metal, Merah Total dan Hattrick

Pemilu 2024 PDIP Nomor Tiga, Seruan Ganjar: Metal, Merah Total dan Hattrick

| Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:37 WIB

KPU Umumkan Partai Politik Peserta Pemilu 2024, Live dan Ini Linknya

KPU Umumkan Partai Politik Peserta Pemilu 2024, Live dan Ini Linknya

| Rabu, 14 Desember 2022 | 09:19 WIB

Pemilu 2024, Pengaruh Presiden Joko Widodo Dinilai Melempem

Pemilu 2024, Pengaruh Presiden Joko Widodo Dinilai Melempem

| Senin, 21 November 2022 | 13:18 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB