Mengungkap Jebakan Tipu-Tipu Penjualan iPhone Rihana Rihani: Modus Penipuan Mafia Italia Ponzi 1919

Serang

Rabu, 07 Juni 2023 | 15:45 WIB
Mengungkap Jebakan Tipu-Tipu Penjualan iPhone Rihana Rihani: Modus Penipuan Mafia Italia Ponzi 1919
Si kembar Rihana Rihani, pelaku penipuan penjualan iphone (Twitter)

Serang.suara.com - Penyelidikan atas kasus penipuan yang dilakukan oleh sikembar Rihana Rihani mengungkap skema penipuan yang rumit dan menguntungkan kedua tersangka hingga puluhan miliar rupiah. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengambil tindakan dengan memblokir 21 rekening yang terkait dengan kasus penipuan pre-order iPhone ini, yang saat ini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Irwandhy, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima beberapa laporan terkait kasus ini dan penyelidikan masih berlanjut. 
"Kami akan terus memperbarui perkembangan kasus ini," ujarnya pada Selasa, 6 Juni 2023.

Berawal dari kasus korban bernama Vicky Fahreza, ia melakukan pre-order iPhone melalui Rihani yang mengaku sebagai supplier iPhone dengan garansi resmi. Pada awalnya, barang yang diterima oleh Vicky dan istrinya sesuai dengan yang dijanjikan dan memiliki garansi resmi Indonesia. Seluruh proses pembelian berjalan lancar antara Juni hingga Oktober 2021.

Namun, pada November 2021 hingga Maret 2022, sejumlah pembelian dengan total Rp5,8 miliar tidak pernah dikirimkan. Pihak korban bersama Rihana dan Rihani mencoba melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini.

Si kembar Rihana Rihani, pelaku penipuan penjualan iPhone. [Twitter]
Si kembar Rihana Rihani, pelaku penipuan penjualan iPhone. (sumber: Twitter)

Rihana dan Rihani berjanji untuk mengembalikan dana kepada korban, tetapi hingga batas waktu yang ditentukan, dana tersebut tidak pernah dikembalikan. Akibatnya, para korban, termasuk Vicky dan istrinya, melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, dan Polres Tangerang Selatan.

Kejadian ini kemudian menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Twitter @mazzini_gsp. Para korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp35 miliar. 

PPATK juga memberikan peringatan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi produk dengan harga yang tidak wajar dan memeriksa keberadaan izin usaha yang resmi.

Setelah memblokir 21 rekening terkait, PPATK juga menduga bahwa terdapat transaksi yang dilakukan secara tunai, yang mempersulit proses pelacakan lebih lanjut. Skema yang digunakan oleh Rihana Rihani disebut sebagai modus Mafia Italia Ponzi 1919. Skema penipuan ini menjanjikan keuntungan besar dengan risiko kecil, dengan syarat harus ada investasi baru secara berkelanjutan agar dana dapat diberikan kepada investor lama.

Koordinator Humas PPATK, M Natsir Kongah [YouTube/ PPATK Indonesia]
Koordinator Humas PPATK, M Natsir Kongah (sumber: YouTube/ PPATK Indonesia)

Natsir Kongah, selaku Koordinator Hubungan Masyarakat (Humas) PPATK, menjelaskan masyarakat sering kali terbuat dengan modus penipuan seperti tampilan ala-ala crazy rich yang sering muncul saat ini.

"Skema Ponzi ini telah ada sejak tahun 1919. Namun, masyarakat sering kali terbuai seperti crazy rich lah ini padahal kemasan-kemasan saja yang berubah,” ungkap Natsir.

Jika tidak ada investor baru, maka skema ini menjadi kacau. Oleh sebab itu, para pelaku ini wajib terus mencari investor baru.

"Tapi modus hampir sama, dengan menggunakan skema ponzi. Biasanya skema ponzi ini dilakukan dengan menjanjikan keuntungan besar dengan resiko rendah kepada krediturnya," tambahnya. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jebakan Rihana Rihani: Laris Manis Jualan Iphone, Awalnya Lancar Ternyata Bodong

Jebakan Rihana Rihani: Laris Manis Jualan Iphone, Awalnya Lancar Ternyata Bodong

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 14:20 WIB

Mengenal Skema Mafia Itali Ponzi di Kasus Penipuan Iphone Rihana Rihani

Mengenal Skema Mafia Itali Ponzi di Kasus Penipuan Iphone Rihana Rihani

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 13:39 WIB

Hanya Minta Maaf, Rebecca Klopper Tak Klarifikasi Siapa Pemeran Wanita dalam Video Syur 47 Detik Yang Mirip Dirinya

Hanya Minta Maaf, Rebecca Klopper Tak Klarifikasi Siapa Pemeran Wanita dalam Video Syur 47 Detik Yang Mirip Dirinya

Serang | Rabu, 07 Juni 2023 | 01:25 WIB

Kesetiaan Fadly Faisal Disanjung Netizen Saat Dampingi Rebecca Klopper Minta Maaf Terkait Video Syur 47 Detik

Kesetiaan Fadly Faisal Disanjung Netizen Saat Dampingi Rebecca Klopper Minta Maaf Terkait Video Syur 47 Detik

Serang | Rabu, 07 Juni 2023 | 00:18 WIB

Terkini

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:00 WIB

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Surakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:54 WIB

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:52 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:15 WIB

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:12 WIB