Kesaksian Susi Dengar Desahan dari Kamar Putri Ketika di Magelang, Berbeda dengan Keterangan Istri Ferdy Sambo

soreang

Senin, 12 September 2022 | 16:57 WIB
Kesaksian Susi Dengar Desahan dari Kamar Putri Ketika di Magelang, Berbeda dengan Keterangan Istri Ferdy Sambo
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa Brigadir J. (Suara.com)

SuaraSoreang.id - Kebenaran kasus pembunuhan Brigadir J rupanya akan segera terungkap.

Anggota Komisi III DPR, Dipo Nusantara menilai ada kesaksian yang berbeda antara ART keluarga Ferdy Sambo, Susi, sebagai saksi dan Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa oleh Brigadir J.

Menurut Dipo, narasi yang dibuat Putri Candrawathi soal pemerkosaan yang dialaminya sulit diterima.

Setelah Polri sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), kata Dipo, kini narasi kekerasan seksual itu muncul lagi.

Naiknya narasi pelecehan ini diduga berasal dari Badan Acara Pemeriksaan (BAP) Putri Candrawathi.

Putri mengungkapkan jika Brigadir J masuk ke kamarnya. Hal ini diceritakan istri Ferdy Sambo soal kejadian di Magelang pada 7 Juli 2022, sekitar pkul 18.00 hingga 19.30 waktu setempat.

Ketika peristiwa itu terjadi, Putri Candrawathi mengaku sedang kurang enak badan.

Kemudian, Yoshua alias Brigadir J memaksa Putri untuk berdiri menuju pintu.

“Lalu, Yosua (Brigadir J) membuka pintu kaca dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” kata Putri yang diduga terdapat dalam keterangan BAP.

baca juga

Putri juga menggambarkan kejadian saat itu ketika di dalam kamar. Ia mengaku mencoba berontak dengan menyenggol keranjang yang berisi tumpukan pakaian.

Selain itu, dalam narasinya, Putri menendangkan kaki ke pintu kaca kamarnya. Namun, aksinya itu dinilai Putri sia-sia sebab tak ada seorang pun yang mendengar,

"Setelah posisi saya (diduda pengakuan Putri Candrawathi) berada di depan pintu kaca, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” kata Putri.

Kemudian istri Ferdy sambo itu juga mengaku tubuhnya dihempaskan  Yosua hingga akhirnya terjatuh di depan pintu kamar mandi.

"Saya terjatuh saat itu. Terduduk menyandar ke keranjang pakaian kotor dengan posisi kaki lurus,” kata Putri Candrawathi dalam pengakuannya.

Namun, hal yang diungkapkan Putri berbeda dengan pengakuan saksi Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bripka RR Siap Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator Ke LPSK Jika Dirinya Terima Ancaman

Bripka RR Siap Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator Ke LPSK Jika Dirinya Terima Ancaman

Soreang | Minggu, 11 September 2022 | 20:34 WIB

Ferdy Sambo Diduga Tidak Jujur, Menjadi Alasan Polri Tidak Buka Hasil Tes Kebohongannya

Ferdy Sambo Diduga Tidak Jujur, Menjadi Alasan Polri Tidak Buka Hasil Tes Kebohongannya

Soreang | Minggu, 11 September 2022 | 20:21 WIB

Makin Jelas! Bharada E Ungkap Poin Krusial Kasus Pembunuhan Brigadir J

Makin Jelas! Bharada E Ungkap Poin Krusial Kasus Pembunuhan Brigadir J

Soreang | Minggu, 11 September 2022 | 09:25 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×