2. Para Jenderal disinyalir tengah mencari cara untuk membebaskan Sambo dan istrinya dari jeratan hukum
Irma juga menyebutkan bahwa beberapa oknum petinggi Polri terlibat dalam upaya melepaskan Sambo serta istrinya dari jeratan hukum, atau setidaknya mendapatkan keringanan.
Secara detail Irma juga menjelaskan bahwa ada pertemuan pada tanggal 29 Juli 2022 lalu yang diikuti dari tiga jenderal pemegang jabatan Kapolda, guna mencari cara membebaskan Sambo dan istrinya dari jeratan hukum.
Tak hanya jenderal, Irma juga menuturkan bahwa ada sebuah LSM ternama turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Mengenai keikutsertaan LSM tersebut, Irma menduga tujuannya adalah menyelamatkan istri Sambo, Putri Candrawathi dengan kedok kesetaraan gender, dan menilai istri Sambo seolah-olah mengidap PTSD(Post-Traumatic Stress Dsiorder) atau gangguan stres pascatrauma.
“Nah, itu (pelecehan seksual) masih relevan dibawa sampai sekarang,” ungkap Irma.
3. Ferdy Sambo punya daftar "dosa" dari para petinggi Polri
Hal lain yang juga diungkapkan Irma adalah bahwa Ferdy Sambo memiliki daftar "dosa" para petinggi Polri.
Irma mengatakan hal tersebut beberapa waktu lalu dalam podcast di channel YouTube Refly Harun.
Baca Juga: Persib Teruskan Tren Positif setelah Kalahkan Barito Putera 5-2
Hal inilah yang membuat polisi terkesan lamban dalam mengusut kasus kematian Brigadir J untuk menghindari "borok” di internal kepolisian.
“Dia punya list-nya dong, dosa-dosa semua petinggi-petinggi. Jadi dia punya daftar siapa saja orang yang telah menerima apa saja, saya pikir itu sangat powerfull,” terangnya.
4. Kekuasaan Ferdy Sambo melampaui internal Institusi Polri
Diduga kuat besarnya pengaruh Ferdy Sambo tidak sebatas di Institusi Polri saja. Menurut Irma pengaruh Sambo juga merambah ke sejumlah petinggi negara di Indonesia, termasuk pejabat setingkat Menteri.
Hal tersebut menurut Irma, dapat terlihat dari beberapa pihak yang memberikan komentar terkait kasus pembunuhan Brigadir J ini.
Dari komentar tersebut, lanjut Irma, tergambar seberapa besar pengaruh kekuasaan Ferdy Sambo di luar Institusi Polri.