SuaraSoreang.id - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menyinggung perihal keputusan Lesti Kejora yang mencabut laporanya terhadap Rizky Billar.
Arist Merdeka Sirait mengaku kecewa terhadap keputusan Lesti Kejora. Padahal, pihaknya telah memberikan dukungan penuh pada Lesti Kejora lantaran berani buka suara terkait kasus KDRT yang dialaminya.
Selain itu, sehari sebelum pencabutan laporan itu dilakukan, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Lesti Kejora.
"Atas peristiwa ini, saya merasa kecewa terhadap Lesti Kejora yang sesungguhnya sudah kita berikan apresiasi karena berani speak up," kata Arist Merdeka Sirait dikutip dari suara.com, Minggu (16/10/2022).
Dikatakan Arist Merdeka Sirait, jika Lesti Kejora lebih mengedepankan perasaan ketimbang memperjuangkan kebenaran.
"Lesti Kejora masih tetap bucin dengan Rizky Billar. Sungguh mengecewakan komunitas di antara Lesti Kejora yang selama ini memberi dukungan," lanjutnya
![Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait. [Youtube/Deddycorbuzier]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/10/16/1-ketum-pa-arist-merdeka-sirait-youtubededdycorbuzier.jpg)
Bahkan, menurut pria 62 tahun ini, alasan Lesti mencabut laporannya hanya karena mengedepankan cinta.
"Itu artinya bahwa sebelum peristiwa (KDRT) dilaporkan, Lesti Kejora sudah mengalami perbudakan hanya karena cinta," tandasnya.
Untuk itu, pihaknya benar-benar kecewa terhadap pencabutan laporan tersebut. Meskipun, hal itu merupakan hak Lesti yang boleh-boleh saja.
Baca Juga: Kisah Misteri, Teror Mistis Rumah Kontrakan Angker di Jakarta
Lebih lanjut, Arist Merdeka meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan berlaku adil terhadap pelaku KDRT.
Tak hanya dari kalangan artis saja, ia pun meminta agar semua kasus KDRT diproses dengan hukum seadil-adilnya.
Sumber: Suara.com