SuaraSoreang.id - Terungkap penyebab terjadinya gempa yang terasa hingga Jakarta dan Bandung. BMKG mengatakan jika titik gempa terletak di sekitar Cianjur.
"Pusatnya di kedalaman 10 kilometer Barat Daya Cianjur. Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG di laman Twitternya.
Gempa ini terasa cukup kuat karena pusatnya di darat bukan lautan seperti yang biasa terjadi.
Frekuensi getaran pun terbilang cukup lama yakni selama 10-15 detik. Guncangannya juga kuat hingga terasa di beberapa tiitk daerah.
Seperti diketahui, kekuatan gempa yang terjadi ini berkekuatan magnitugo (M) 5,6.
Per hari ini, berdasarkan informasi yang dikutip dari BMKG, Kabupaten Cianjur telah diguncang gempa tiga kali.
Pertama terjadi ketika pukul 0.15 WIB dengan magnitudo 1,7, kemudian pukul 00.17 WIB yang berkekuatan 2,4 magnitudo.
Penyebab Gempa, Mengenal Sesar Cimandiri
![Gempa Cianjur [humaira922 / Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/11/21/1-gempa-cianjur.jpg)
Diketahui, gempa yang berpusat di daratan Cianjur ini disebabkan pergerakan Sesar Cimandiri.
Sesar Cimandiri ini merupakan patahan geser aktif yang terletak mulai dari muara Sungai Ciamndiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi dan mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.
Patahan ini juga mengalami pertemuan dengan dua sesar lainnya seperti Sesar Lembang di wilayah Padalarang dan Sesar Baribis di Subang.
Mengutip laman Atmago dari penelitian LIPI, sesar Cimandiri memang aktif bergerak dengan kecepatan 4-6 mm per tahun dengan bentuk patahan ke kiri.
Pergeseran sesar yang bergerak ke arah samping ini untungnya tidak akan menimbulkan bencana tsunami dalam skala yang besar. Sebab, pemicu tsunami adalah pergerakan sesar naik.
Para peneliti juga mengindikasi bahaya risiko bencana gempa bumi sepanjang jalur patahan Cimandiri ini.
Bahkan, beredar informasi hasil penelitian jika ada ancaman gempa besar mengguncang cekungan Bandung apabila terjadi pergerakan besar di Sesar Cimandiri dan Sesar Lembang.
Gempa Tidak Terkait Megathrust
Seperti diketahui, wilayah Jawa Barat di Selatan menyimpan potensi gempa bumi megathrust.