SuaraSoreang.id - Pinkan Mambo cukup terbuka perihal kehidupan seksualnya ke publik.
Namun, sebenarnya beberapa publik menilai Pinkan Mambo tanpa sadar bahwa apa yang dilakukan oleh dirinya ini mampu meracuni masyarakat luas.
Hal ini diungkap oleh salah satu pengamat, Lutfi JW terhadap apa yang dilakukan mantan penyanyi duet Maia Estianty.
Karena menurutnya, Pinkan Mambo telah membuka aibnya sembarangan dan tak memberikan manfaat untuk publik.
Minta Pinkan Mambo Diboikot TV
![Pinkan Mambo [Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/11/26/1-potret-pinkan-mambo.jpeg)
Lutfi JW menganggap Pinkan Mambo memiliki perilaku seks yang menyimpang atau abnormal jika mengamati pernyataan-pernyataan kontroversialnya terkait hubungan dengan beberapa pria.
"Ucapan anda cenderung membuat friksi negatif, membuka aib dan juga seperti mengumbar perilaku seks abnormal. Ini apa manfaat untuk dirimu dan netizen?," terangnya, melansir laman instagram @insta_julid, Minggu (27/11/2022).
Lutfi meminta Pinkan Mambo menghentikan celotehannya yang mengumbar perilaku seks pribadi dirinya.
Beberapa kali Pinkan Mambo dalam satu kesempatan di acara Televisi selalu mengumbar kehidupan seksnya yang dituding bersama pria inisial G.
"Hentikanlah celoteh-celotehmu yang tidak bermutu itu. Karena bisa merusak dunia hiburan Indonesia, dunia konten kreator dan generasi muda," jelasnya.
"Ini bisa menimbulkan prasangka bagi para istri yang memiliki suami inisial G," lanjutnya.
"Paling miris anda vulgar soal perilaku seks anda yang abnormal itu," katanya.
Ia berharap podcast dan televisi memboikot atau tidak lagi mengundang Pinkan Mambo yang terus-terusan memberikan hal buruk kepada publik.
Alhasil yang dilakukan Pinkan Mambo ini tidak memberikan dampak positif sama sekali bagi masyarakat terlebih generasi penerus bangsa.
"Saran saya kepada televisi dan podcast, hentikan mengundang Pinkan Mambo," kata Lutfi.
"Anda tanpa sadar ikut menyebarkan hal-hal yang tidak positif untuk netizen dan generasi muda. Apa manfaatnya?," kata Lutfi.