Bukannya sesuai anggapan orangtua. Pondok pesantren justru mendukung pilihan Ade sebagai bagian dari LGBT.
"Padahal mereka gak tau di pondok tuh cowok-cowok yang macho laki banget tuh doyan main belakang. Mungkin ga ada pelampiasan. Lagi ABG, lagi ranum-ranumnya ga ada cewek. Yaudah cowok pun jadi," ungkapnya.
Dia juga menceritakan kondisi orangtuanya sekarang. Menurut Ade kini orangtuanya sudah pasrah menerima anaknya menjadi seorang gay.
"Kayaknya bonyok udah capek ngasih tau gue," ungkapnya.
Meski orangtuanya berharap Ade bersikap maskulin, namun Ade sulit melawan pilihan yang menjadi jati dirinya.
"Gue juga ga bisa melawan diri gue yang suka sama cowok," kata Ade.
Terkait orientasi seksualnya, Ade menyadarinya sejak kelas 2 SMP saat menonton video porno.
"Kalo nonton bokep cowok cewek gue ga nafsu sama sekali. Tapi kalo ngeliat cewek sama cewek, gue langsung terangsang," katanya.
Itulah salah satu pengakuan dari Ade yang memilih untuk menjadi bagian dari LGBT.(*)
Sumber: Youtube/Rachel Goddard