Ferdy Sambo Terpidana Mati, Begini Prosedur Hukuman Mati di Indonesia

soreang | Suara.com

Rabu, 15 Februari 2023 | 10:30 WIB
Ferdy Sambo Terpidana Mati, Begini Prosedur Hukuman Mati di Indonesia
Ferdy Sambo divonis mati, Ahli Hukum Pidana imbau masyarakat jangan senang dulu. Masih ada peluang lolos hukuman? (Twitter/@TheEalgle_BEN)

SuarasSoreang.id - Vonis mati sedang menjadi isu hangat di Indonesia, hal ini dikarenakan Jaksa Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menetapkan hal tersebut kepada Ferdy Sambo.

Dilansir dari unggahan video sosial media @ryanabdisa dijelaskan mengenai prosedur hukuman mati di Indonesia.

Indonesia hanya mengenal satu cara eksekusi yaitu dengan cara ditembak, sebelum terpidana dibawa ke tempat eksekusi mati, ia akan diberikan pakaian bersih putih dan sederhana.

Saat dibawa ke tempat eksekusi terpidana dapat didampingi oleh rohaniawan berdasarkan agamanya, kemudian komandan pelaksana akan melaporkan kepada jaksa eksekutor mengenai kesiapan eksekusi mati.

Terdapat 12 penembak yang akan menembak terpidana mati, dari 12 senjata hanya 3 yang berisi peluru tajam dan sisanya peluru kosong.

Terpidana dapat memilih untuk dieksekusi dalam posisi duduk, berlutut, atau berdiri, dan dapat memilih mata terbuka atau mata tertutup.

Prosedur hukuman mati [Tangkapan layar tiktok @ryanabdisa]
Prosedur hukuman mati (sumber: Tangkapan layar tiktok @ryanabdisa)

Tim eksekusi menyiapkan seorang dokter yang akan memasang tanda hitam pada bagian jantung, terpidana akan diberikan waktu selama 3 menit untuk menenangkan diri bersama rohaniawan yang mendampinginya.

Kemudian komandan regu akan menginstruksikan kepada penembak untuk mengambil senjata dan memposisikan diri di depan terpidana, setelah itu komandan akan menghunuskan pedang sebagai isyarat untuk para penembak membidik ke arah jantung dari terpidana.

Lalu pedang akan dihentakkan sebagai isyarat melakukan penembakan secara serentak, setelah penembakan selesai, komandan pelaksana, dokter, dan jaksa akan melakukan pengecekkan tanda vital yang ada pada terpidana.

Apabila masih ada tanda-tanda kehidupan, maka akan dilakukan penembakan pengakhir, penembakan pengakhir dilakukan pada pelipis atau di atas telinga dari terpidana, dan apabila masih ada tanda-tanda kehidupan penembakan dapat dilakukan berulang kali, dan apabila terpidana sudah dinyatakan meninggal maka komandan akan memberikan laporan selesai kepada jaksa.

Sumber: Tiktok @ryanabdisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuat Ma'ruf Tak Terima Divonis 15 Tahun Penjara, Siap Ajukan Banding "Saya tidak Membunuh"

Kuat Ma'ruf Tak Terima Divonis 15 Tahun Penjara, Siap Ajukan Banding "Saya tidak Membunuh"

| Selasa, 14 Februari 2023 | 18:23 WIB

Kuasa Hukum Brigadir J Desak PH Ferdy Sambo Minta Maaf 1 Kali 24 Jam, Begini Alasannya..

Kuasa Hukum Brigadir J Desak PH Ferdy Sambo Minta Maaf 1 Kali 24 Jam, Begini Alasannya..

| Selasa, 14 Februari 2023 | 18:03 WIB

Ferdy Sambo Resmi Dihukum Mati, Begini Tanggapan Keluarga Brigadir J dengan Penuh Isak Tangis

Ferdy Sambo Resmi Dihukum Mati, Begini Tanggapan Keluarga Brigadir J dengan Penuh Isak Tangis

| Selasa, 14 Februari 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...

Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Spin-off Record of Lodoss War Jadi Proyek Perdana Studio White

Spin-off Record of Lodoss War Jadi Proyek Perdana Studio White

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:48 WIB

Haji Reguler vs Haji Plus: Mana Lebih Baik untuk Kamu? Cek Perbandingannya di Sini

Haji Reguler vs Haji Plus: Mana Lebih Baik untuk Kamu? Cek Perbandingannya di Sini

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:47 WIB

Detik-detik Penangkapan Kiai Cabul Pati, Tak Berkutik saat Sembunyi di Wonogiri

Detik-detik Penangkapan Kiai Cabul Pati, Tak Berkutik saat Sembunyi di Wonogiri

Jawa Tengah | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:47 WIB