SuaraSoreang.id - Malam Lailatul Qadr adalah malam yang diberi makna malam terbaik dari seribu bulan.
Disebutkan bahwa malam Lailatul Qadr adalah malam keistimewaan, waktu Lailatul Qadr adalah waktu yang di isyaratkan terjadi pada malam, "Lail" yang berarti malam.
Dan malam itu dibatasi, dari mulai ba'da Isya yang terbentang luas hingga menjelang fajar.
Jika seseorang ingin merasa lebih khusyu untuk beribadah pada malam Lailatul Qadr, disarankan untuk mengambil waktu-waktu mustajab, yaitu waktu tengah malam.
Dalam kajian dakwah ustad Adi Hidayat, menerangkan bahwa pada zaman nabi beserta sahabat, malam puncak Lailatul Qadr adalah sehabis ba'da Isya hingga menjelang fajar.
Dijelaskan dari ba'da Isya hingga menjelang fajar tersebut, nabi dan para sahabat tak henti membaca Quran dan menunaikan sholat sunnah lainnya untuk memenuhi malam puncak Lailatul Qadr tersebut.
Pada zaman dahulu, orang-orang menganjurkan diri untuk istirahat pada siang hari dan fokus beribadah pada malam hari untuk untuk tidak ketinggalan dengan malam Lailatul Qadr.
Dalam keterangan Al Quran, dijelaskan bahwa waktu terjadinya malam Lailatul Qadr adalah ba'da Isya hingga menjelang fajar, cara yang paling mudah dalam menyambut malam Lailatul Qadr adalah dengan tidak meninggalkan malam tersebut untuk beristirahat, namun memfokuskan diri untuk beribadah kepada Allah SWT.
Hal ini dikhususkan untuk 10 malam terakhir di bulan ramadhan, menurut para ulama jika ingin mendapatkan malam Lailatul Qadr, jangan tinggalkan dari hari pertama hingga hari terakhir di bulan ramadhan.
Baca Juga: Tanpa Datang ke Dukun dan Menggandakan Uang, Begini Cara Kaya Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat
Yang tersebar pada hadist-hadist Nabi khususnya di hadits Husnim, tidak memberikan tanda di awal ramadhan, tetapi lebih memberikan tanda di akhir bulan ramadhan.
"Nabi SAW pernah bermimpi ditampakkan oleh Allah SWT malam Al Qadr, dengan keadaan setelahnya Nabi SAW dalam keadaan sholat, tahiyat dan hendak salam, Nabi SAW melihat lumpur dikeningnya (karena nabi sholat dalam keadaan tanah yang basah), ketika Nabi SAW dibuat lupa hari ke berapa, ada yang menarik ketika Nabi SAW selesai sholat dan salam, terlihat lumpur dari kening Nabi SAW yang diperkirakan malam Lailtul Qadr terjadi tadi malam" terang Ustad Adi Hidayat
Tanda-tanda lain yang diberikan oleh Allah SWT pada diri manusia, bahwa seseorang akan merasakan tenang dan damainya ibadah pada malam tersebut.
Tanda lainnya pada alam, alam akan terlihat tidak terlalu mendung, tidak terlalu terang, dan terlihat tumbuh-tumbuhan pun ikut sejuk.
Hal ini digambarkan dan diriwayatkan dalam Al Quran dengan firman Allah SWT Qs. Al Qadr : 4
"Saking dasyatnya malam Al Qadr, malaikat ikut turun termasuk Jibril" terang Ustad Adi Hidayat.
Sumber: Youtube Simple.16