SUARA SOREANG - Data terbaru dari Sensor Tower mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktif harian untuk platform media sosial pesaing Twitter (sekarang X), Threads, dikabarkan mengalami penurunan sebanyak 82% sejak peluncuran besar pada 5 Juli 2023, seperti dilaporkan data dari Sensor Tower Data.
Dilansir dari Inferse, ketika Threads pertama kali diluncurkan, banyak orang mendaftar dengan cepat, dan penggunaan harian puncaknya mencapai 44 juta.
Namun, saat ini, kurang dari 8 juta pengguna yang kembali setiap hari.
Dan mereka yang kembali juga menghabiskan waktu lebih sedikit daripada sebelumnya.
Rata-rata waktu yang dihabiskan oleh pengguna telah turun dari 19 menit pada puncaknya menjadi hanya 2,6 menit.
Dan daripada membuka aplikasi ini 14 kali sehari seperti sebelumnya, pengguna saat ini hanya membukanya sekitar tiga kali.
Data ini menunjukkan bahwa penurunan pengguna tidak berhenti untuk properti Meta.
Hanya dua minggu yang lalu, lalu lintas pengguna telah turun sebanyak 70% dari saat Threads diluncurkan.
Sementara itu, pengguna Twitter milik Elon Musk tetap stabil di angka 200 juta.
Meta dan Mark Zuckerberg belum memberikan tanggapan terhadap angka-angka baru ini, namun dua minggu yang lalu Zuckerberg sudah mengatasi penurunan awal ini.
Ia mengatakan bahwa hal ini sudah diantisipasi dan ia memperkirakan jumlah pengguna akan stabil dalam beberapa bulan mendatang.
"Awal pertumbuhan sangat mengesankan, tetapi yang lebih penting adalah puluhan juta orang yang kembali setiap hari," tulis Mark di akun Threads, dikutip Selasa (8/8/2023)
Mark menyebut hal ini jauh melampaui yang kami harapkan.
Ia menyebut fokus untuk sisa tahun ini adalah meningkatkan hal-hal dasar dan retensi pengguna.
Lebih lanjut Mark menjelaskan hal ini akan memerlukan waktu untuk stabil, tetapi setelah itu mereka akan fokus pada pertumbuhan komunitas.