Rilis SK Promosi-Degradasi Pelatnas, Susy: Pelatih Nanti di 2018

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 23 Desember 2017 | 08:00 WIB
Rilis SK Promosi-Degradasi Pelatnas, Susy: Pelatih Nanti di 2018
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti. [Humas PBSI]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti menyatakan, jajaran pelatih tidak masuk dalam surat keputusan promosi dan degradasi komposisi pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

"Jadi SK ini sementara adalah untuk promosi dan degradasi atlet saja, tidak termasuk dengan pelatih. Dan kalau ada SK, pasti kita pisahkan satu-satu, tidak akan sama," kata Susy ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Kendati demikian, mantan pebulu tangkis nasional tersebut menyatakan evaluasi terhadap para "penggodok" atlet Pelatnas akan tetap ada, dengan kemungkinan perombakan. Namun dia enggan menyebutkan nama-nama yang dimaksud jika ada perombakan, termasuk posisi kepala pelatih tunggal putri yang saat ini masih lowong.

"Nanti kita lihat saja, karena SK kan belum keluar semua. Untuk pelatih, mungkin dibereskan awal tahun 2018 nanti, termasuk kepala tunggal putri yang merupakan pekerjaan rumah saya. Mudah-mudahan tahun 2018 saat masuk nanti komplit semua," kata Susy.

Adapun isi SK promosi dan degradasi itu sendiri, hingga kini masih belum bisa dibeberkan oleh pihak PBSI. Alasannya, Susy mengatakan saat ini surat yang telah disampaikan kepada Ketua Umum Wiranto tersebut masih belum ditandatangani sang "nakhoda".

Akan tetapi, Susy menegaskan bahwa tak kunjung terbitnya SK tersebut bukan karena adanya keberatan-keberatan atas usulan dalam draf tersebut.

"Tidak ada kendala kok. Kan sudah dirundingkan dengan semuanya. Tidak ada kesulitan atau kendala apapun, ini tinggal administrasi saja," ujar dia.

Terkait dengan pengumuman siapa-siapa saja yang terkena promosi dan degradasi, Susy masih belum bisa memberikan waktu pastinya. Namun dia menegaskan bahwa pengumuman tersebut akan berlangsung sebelum tahun 2017 berakhir, kendati Pelatnas sedang libur Natal dan Tahun Baru pada 23 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018.

"Pastinya sebelum akhir tahun sudah ada pengumuman siapa yang akan dipanggil ke Pelatnas, karena di awal tahun pemain harus sudah masuk Pelatnas," tuturnya.

Adapun sistem promosi-degradasi yang diterapkan PBSI, menurut Susy lagi, melewati proses yang selektif. Termasuk di antaranya menggunakan parameter prestasi, hasil evaluasi, berapa lama dia di Pelatnas, progresnya, usia serta lainnya, di mana diindikasikan ada sekitar 20 atlet, tergantung dengan kebutuhannya.

"Alasan besar promosi dan degradasi komposisi Pelatnas PBSI adalah untuk meningkatkan prestasi perbulutangkisan Indonesia," ucap Susy menambahkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kevin/Marcus, Atlet Indonesia Paling Bersinar di 2017

Kevin/Marcus, Atlet Indonesia Paling Bersinar di 2017

News | Minggu, 31 Desember 2017 | 14:29 WIB

Kembali Panggil Hendra Setiawan ke Pelatnas, Ini Penjelasan PBSI

Kembali Panggil Hendra Setiawan ke Pelatnas, Ini Penjelasan PBSI

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 12:32 WIB

Targetkan Emas di Asian Games, PBSI Rombak Pasangan Ganda Putri

Targetkan Emas di Asian Games, PBSI Rombak Pasangan Ganda Putri

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 07:09 WIB

Terkini

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

×