Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Bob Hasan mengakui pelatih atletik Indonesia masih terkendala masalah bahasa saat melakukan pemusatan latihan ke luar negeri.
"Kalau pelatih kita tak bisa berbahasa Inggris, itu bagaimana mau memperbaiki teknik? Kan enggak mungkin. Jadi harus bisa bahasa Inggris, oleh karena itu kita kirim mereka try out ke Amerika, ke mana-mana, ke luar negeri untuk belajar," ujar Bob saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).
![Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan, ditemui saat memantau pelaksanaan Kejurnas Atletik 2017 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (8/12/2017). [Suara.com/Rizki Nurmansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/12/08/73093-bob-hasan.jpg)
Seperti diketahui, 13 atlet bersama ofisial tim atletik Indonesia baru saja selesai menggelar training camp (TC) di Santa Barbara, Amerika Serikat selama satu bulan dari 1-30 April 2018.
TC itu sebagai rangkaian dari persiapan menjelang keikutsertaan di Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang.
Selama di AS, para atlet dan ofisial tim atletik Indonesia mendapat pelatihan langsung dari peraih penghargaan Pelatih Atletik Terbaik Dunia 2016, Harry Marra.
Terkait bahasa, menurut Bob Hasan hal itu sangat penting bagi pelatih. Sebab, Harry Marra selaku instruktur banyak memberikan informasi berharga seputar teknik, menu latihan, tips mengolah gizi, dan berbagai hal lain, tentunya dalam bahasa Inggris.
"Kalau bahasa Inggris-nya tak bagus, kita tak akan bisa mencapai level internasional. Mereka training camp di Amerika itu untuk belajar teknik, makanan yang sehat dan latihan yang betul," kata Bob Hasan.
Sementara itu, Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, baik pelatih maupun atlet mendapat banyak pelajaran dari pemusatan latihan di AS.
"Jadi secara umum mereka meningkat, pengetahuan pelatih meningkat jadi semakin mengerti bagaimana memperbaiki pola latihan. Kemampuan atlet juga meningkat hampir disemua disiplin. Di nomor sprint, nomor lompat, lempar itu semua menunjukkan kemajuan," kata Tigor.