facebook

Kemenpora Optimis UNESCO Akui Pencak Silat Milik Indonesia

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Kemenpora Optimis UNESCO Akui Pencak Silat Milik Indonesia
Atlet pencak silat Indonesia, Komang Harik Adi Putra (kanan), melakukan tendangan ke arah pesilat Malaysia, Mohd Al-Jufferi Jamari, dalam perebutan medali emas Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Senin (27/8). [Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Indonesia bisa mengalahkan Malaysia dalam perseteruan klaim pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Suara.com - Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menyebut Indonesia punya bukti otentik untuk meyakinkan UNESCO bahwa pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia.

Dia pun optimistis pemerintah bisa mengalahkan Malaysia yang juga mengklaim pencak silat sebagai warisan budaya mereka.

"Kalau dari bukti otentik, pencak silat itu milik Indonesia. Di Candi Borobudur itu ada artefak yang menunjukkan gerakan pencak silat. Kita semua tahu Candi Borobudur dibangun tahun berapa," kata Gatot saat ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga: Jepang Open : Singkirkan Prannoy, Anthony Balas Kekalahan Jojo

Meski punya banyak keuntungan, Gatot mengimbau seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat harus terus melestarikan dan mempejuangkan pencak silat.

Sebab, menurutnya Malaysia lebih rajin dalam melaporkan pengumpulan data ke kantor UNESCO.

"Karena itu kita harus hati-hati. Kalau sudah diklaim kan biasanya sakitnya di sini," ujar Gatot sembari mengarahkan tangannya ke arah hati.

"Hal itu juga yang akhirnya membuat kantor UNESCO Indonesia akhirnya rajin menyuplai data. Tentunya Indonesia itu adalah original pencak silat," lanjutnya.

Pasangan pesilat Indonesia Ayu Sidan Wilantari (kanan) dan Ni Made Dwiyanti (kiri) tampil dalam babak final ganda putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda
Pasangan pesilat Indonesia Ayu Sidan Wilantari (kanan) dan Ni Made Dwiyanti (kiri) tampil dalam babak final ganda putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8). [Antara/INASGOC/Melvinas Priananda]

Gatot pun yakin bahwa Indonesia bisa mengalahkan Malaysia dalam perseteruan memperebutkan klaim pencak silat sebagai warisan budaya asli bangsa.

Pasalnya, UNESCO dikabarkan lebih condong memilih Indonesia sebagai pemilik asli pencak silat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS