Insiden Terpelantingnya Lorenzo, Corser : Marquez Harus Dihukum

Rizki Nurmansyah
Insiden Terpelantingnya Lorenzo, Corser : Marquez Harus Dihukum
Pebalap Ducati Jorge Lorenzo terjatuh saat balapan MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Spanyol, Minggu (23/9). [AFP/Jose Jordan]

"Marquez telah menghancurkan balapan saya dan kaki saya," ujar Lorenzo geram.

Suara.com - Mantan pebalap MotoGP, Troy Corser angkat bicara terkait kecelakaan cukup fatal yang dialami Jorge Lorenzo pada balapan MotoGP Aragon akhir pekan lalu.

Corser menilai pebalap yang patut disalahkan atas insiden tersebut adalah Marc Marquez. Menurutnya, pebalap Repsol Honda tersebut pantas mendapat hukuman.

Penilaian ini disampaikan Corser saat mengomentari tweet dari pengamat MotoGP asal Spanyol, Manuel Pecino, di akun Twitter pribadinya, @pecinogp.

Baca Juga: Dulu 'Depak' Rio, Kini Ocon Terkatung-katung, Rosberg: Mengerikan

Menurut Corser, Marquez terlalu melebar saat keluar Tikungan 1, dimana insiden kecelakaan Lorenzo terjadi, sehingga membuat Lorenzo terdorong ke sisi trek yang kotor.

"Marc melebihi batas lintasan untuk memimpin di tikungan pertama, membuat Lorenzo melebar, terlihat sedikit melakukan jump start, (dan) harus dihukum," cuit Corser.

Cuitan Troy Corser. [Twitter@TroyCorser11]

Karier balap Troy Corser di arena MotoGP sangatlah singkat. Dia hanya melakoni tujuh seri pada musim 1997 yang saat itu masih kelas 500cc.

Popularitas Troy Corser sendiri lebih dikenal di ajang balap motor terkemuka lainnya, Superbike. Tercatat, lelaki asal Australia ini dua kali jadi juara dunia Superbike; 1996 (bersama Ducati) dan 2005 (Suzuki).

Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, terpelanting dari motornya saat balapan MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Spanyol, Minggu (23/9/2018). [AFP/Jose Jordan]
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, terpelanting dari motornya saat balapan MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Spanyol, Minggu (23/9/2018). [AFP/Jose Jordan]

Sementara itu, Jorge Lorenzo sebelumnya menuding Marc Marquez sebagai biang kerok dirinya terjungkal, mengalami patah tulang kaki kanan, serta gagal finis di MotoGP Aragon, Minggu (23/9/2018) lalu.

"Marquez telah menghancurkan balapan saya dan kaki saya," ujar Lorenzo geram, dilansir Motorsport.

Lorenzo juga menuding Marquez telah menghilangkan potensinya menjuarai balapan MotoGP Aragon, dan membuatnya diragukan bisa tampil di MotoGP Thailand, dua pekan mendatang.

"Marc Marquez telah menghancurkan potensi saya memenangi balapan ini dan mungkin juga di Thailand," pungkas Lorenzo.

Pembalap Ducati  Jorge Lorenzo terjatuh saat balapan MotoGP Aragon di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, Minggu (23/9). [AFP/JOSE JORDAN]
Pebalap Ducati Jorge Lorenzo harus ditandu setelah terjatuh saat balapan MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, Minggu (23/9). [AFP/Jose Jordan]

Baca Juga: Daud Batal Lawan Linares, Presdir Mahkota : Sama Saja Antar Nyawa

Balapan MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Spanyol, dimenangi Marc Marquez, mengalahkan Andrea Dovizioso, rekan setim Lorenzo.

MotoGP Thailand akan berlangsung 7 Oktober mendatang di Sirkuit Buriram. Ini merupakan pertama kalinya Thailand menggelar balapan 'kuda besi' paling masyhur di muka bumi tersebut.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS