1. Karate
![Ilustrasi Atlet Karate Perempuan Berhijab. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/10/09/69129-ilustrasi-atlet-karate-perempuan-berhijab.jpg)
Seni bela diri asli Negeri Sakura Jepang ini juga membolehkan pemakaian hijab pada atlet muslim. Keputusan itu berlaku sejak 1 Januari 2013.
Dalam keputusannya, WKF telah membuat riset khusus selama dua tahun mengenai keselamatan atlet hijab saat bertanding.
Perizinan penggunaan hijab dalam pertandingan karate, khususnya nomor kumite (tarung), diatur dalam Artikel 2 ayat 6 tentang Kontestan.
"Petarung perempuan boleh menggunakan kain hijab berwarna hitam polos untuk menutupi rambut, tapi tidak di daerah tenggorokan," demikian bunyi pasal tersebut.

2. Taekwondo
![Ilustrasi Atlet Taekwondo Perempuan Berhijab. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/10/09/75964-ilustrasi-atlet-taekwondo-perempuan-berhijab.jpg)
Bela diri asal Korea ini memperbolehkan atlet perempuan muslim menggunakan hijab saat bertanding. Pelegalan ini resmi diberlakukan Federasi Taekwondo Dunia (WTF) sejak tahun 2009.
Itu dilakukan demi lebih menyemarakkan partisipasi dari berbagai kalangan di cabang olahraga taekwondo dunia.
"Keputusan memperbolehkan hijab dalam turnamen taekwondo, termasuk di Olimpiade, untuk memotivasi atlet perempuan beragama Islam yang memiliki prinsip kuat untuk aktif dalam gerakan Olimpiade," ujar Ketua Teknikal Komite WTF, Mr. Dae Won Moon dalam rilis resmi WTF tertanggal 16 September 2009.
3. Pencak Silat

Pencak Silat merupakan seni bela diri asli Indonesia. Sama seperti taekwondo dan karate, pencak silat membolehkan atlet perempuan muslim mengenakan hijab di nomor tanding.
Ketentuan tersebut termaktub dalam peraturan pertandingan Bagian II Artikel 9 mengenai perlengkapan tanding ayat 1,1.
Dalam peraturannya tersebut pesilat perempuan yang menggunakan hijab atau penutup kepala, harus menggunakan hijab berwarna hitam polos. [Yosafat Diva Bayu Wisesa]
