Danilo Petrucci tampil mengejutkan di MotoGP 2018. Meski tak pernah menang, satu kali podium kedua dan empat kali finis di lima besar bersama tim satelit Ducati—Pramac Racing—sudah cukup membuatnya menjadi rider yang diperhitungkan.
Memiliki modal besar dengan menempati urutan kedelapan klasemen akhir MotoGP 2018, patut dinantikan bagaimana kiprah Petrucci tahun depan.
Peluangnya untuk menang pada MotoGP tahun depan pun terbilang besar.
Pasalnya, pada MotoGP 2019 dia akan turun membela tim pabrikan Ducati, menggantikan Jorge Lorenzo yang hengkang ke Repsol Honda.
Berangkat dari tim satleit menuju tim pabrikan Ducati, tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi Petrucci yang tak usah repot-repot beradaptasi dengan tunggangan baru.
2. Alex Rins
Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins bisa dikatakan sebagai salah satu pebalap 'kuda hitam; dengan performa paling impresif di MotoGP 2018.
Menjalani debut di kelas para raja pada 2017, Alex Rins menjelma menjadi rider penuh potensi di musum keduanya.
Catatan 3 kali meraih podium kedua, 2 kali meraih podium ketiga, dan satu kali mencatatkan lap tercepat bisa menjadi tolak ukur bagaimana bagusnya performa Alex Rins tahun ini.
Bukan tak mungkin, dirinya yang kini menjadi pebalap utama Suzuki, selepas hijrahnya Andrea Iannone ke tim Aprilia Gresini, akan mendapatkan support lebih baik dari kru.
Fakta itu membuka peluang bagi Alex Rins untuk bisa kembali lebih bersinar di MotoGP 2019.
3. Jorge Lorenzo
Mungkin banyak yang mengernyitkan dahi saat melihat pebalap peraih lima gelar juara dunia masuk dalam daftar ini.
Namun, jika melihat pencapaian X-Fuera—julukan Jorge Lorenzo—yang kurang bersinar di dua tahun terakhir, membuatnya masuk dalam daftar 'kuda hitam' paling diwaspadai pada MotoGP 2019.
Terlebih musim depan dia akan membela Repsol Honda, tim yang telah mendominasi balapan MotoGP dalam dua musim terakhir.
Jika mampu secepat mungkin beradaptasi dengan Honda RC213V, bukan tak mungkin Jorge Lorenzo bisa menjadi pebalap yang mampu meruntuhkan dominasi Marc Marquez musim depan.