Indonesia Bidding Olimpiade 2032, Erick Harap Single Event Diperbanyak

Selasa, 19 Februari 2019 | 21:45 WIB
Indonesia Bidding Olimpiade 2032, Erick Harap Single Event Diperbanyak
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin yang juga menjabat Ketua Umum KOI, Erick Thohir. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir berharap single event olahraga bertaraf internasional bisa banyak digelar di Indonesia. Hal ini demi memperbesar peluang memenangkan bidding sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Seperti diketahui, Indonesia telah resmi mengajukan diri dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032.

Surat pernyataan kesiapan Indonesia menggelar Olimpiade 2032 telah diserahkan ke Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 11 Februari 2019.

Surat tersebut diserahkan Dubes RI untuk Swiss, Muliaman D. Hadad, ke Sekretariat IOC di Lausanne, Swiss, yang diterima langsung oleh Christophe Dubi, selaku executive director IOC.

Erick Thohir mengatakan, dengan banyaknya turnamen olahraga berskala internasional digelar di Tanah Air, hal itu bisa menjadi portofolio atau bukti bahwa Indonesia memang kompeten menggelar event sebesar Olimpiade.

"Menurut saya, langkah selanjutnya setelah pengajuan resmi itu adalah Indonesia harus lebih sering menggelar single event bertaraf internasional sebagai ajang persiapan," ujar Erick Thohir, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (19/2/2019).

(Kiri ke kanan) Ketua Umum KOI Erick Thohir, Presiden OCA Sheikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah, Presiden IOC Thomas Bach, dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018). [Dok. INASGOC]
(Kiri ke kanan) Ketua Umum KOI Erick Thohir, Presiden OCA Sheikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah, Presiden IOC Thomas Bach, dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018). [Dok. INASGOC]

Erick Thohir, yang juga ketua timses (Tim Kampanye Nasional/TKN) pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - KH. Ma'ruf Amin, pun mencontohkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Bola Basket (FIBA World Cup).

Bersama Filipina dan Jepang, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket yang bakal bergulir 2023 mendatang.

Induk cabang olahraga lain dinilai Erick Thohir perlu mengikuti langkah seperti ini.

Baca Juga: Mike Tyson Klaim Sogok Penjaga Kebun Binatang Rp 141 Juta, untuk Apa?

"Dengan sering menggelar kejuaraan-kejuaraan bertaraf internasional, maka selain menjadi salah satu ajang promosi untuk tuan rumah Olimpiade 2032, juga meningkatkan animo masyarakat," jelas Erick.

"Venue yang sudah dibangun juga tidak akan terbengkalai. Apalagi venue-venue yang sudah digunakan untuk Asian Games 2018 lalu sudah memenuhi standar internasional," tukas Erick Thohir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI