Jadi Runner-up, Anthony Sinisuka Ginting Diminta Kurangi Kesalahan

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Senin, 15 April 2019 | 16:00 WIB
Jadi Runner-up, Anthony Sinisuka Ginting Diminta Kurangi Kesalahan
Pebulutangkis tunggal putra Musica Trinity, Anthony Sinisuka Ginting, usai mengalahkan tunggal putra asing Berkat Abadi, Brice Levedez, dalam penyisihan Grup A Djarum Superliga Badminton 2019 di GOR Sabuga, Bandung, Senin (18/2/2019). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih tunggal putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Hendry Saputra buka suara terkait kegagalan anak latihnya, Anthony Sinisuka Ginting merengkuh gelar Singapore Open 2019 pada Minggu (14/4/2019).

Anthony Sinisuka Ginting harus merelakan gelar Singapore Open 2019 jatuh ke tangan wakil Jepang, Kento Momota, setelah gagal mempertahankan keunggulan di awal laga.

Pada laga final yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Anthony Sinisuka Ginting sejatinya sempat berada di atas angin saat mengamankan game pertama 21-10. Bahkan gelar juara semakin dekat setelah di game kedua berhasil unggul jauh 16-11.

Sayangnya, dalam kondisi itu, angin kemenangan justru menjauh dari Anthony Sinisuka Ginting. Level permainan tunggal putra peraih gelar China Open 2018 itu cenderung menurun, hingga berbalik kalah di dua game sisa dengan skor 19-21, 13-21.

Menurut Hendry Saputra, Anthony Sinisuka Ginting masih perlu menjaga konsistensi permainan dan mengurangi berbagai kesalahan sendiri. Hal itu disebutnya sangat penting menjelang periode kualifikasi Olimpiade 2020.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, saat menghadapi kompatriotnya, Jonatan Christie. [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, saat menghadapi kompatriotnya, Jonatan Christie. [Humas PBSI]

"Performanya sudah bagus. Tinggal tunggu konsistensinya saja. Jangan gampang mati sendiri atau dimatikan lawan," ujar Hendry Saputra saat dihubungi Suara.com, Senin (15/4/2019).

Hendry Saputra menjelaskan, jika penurunan performa Anthony Sinisuka Ginting lebih disebabkan pada hilangnya sentuhan sang pemain, khususnya di akhir-akhir laga. Hal itu kata Hendry, membuat Anthony banyak melakukan kesalahan yang tidak diperlukan.

Meski kecewa, Hendry Saputra enggan sepenuhnya menyalahkan Anthony dalam kegagalan meraih gelar. Menurutnya, wajar jika seorang pemain muda melakukan beberapa kesalahan.

"Sebenarnya (performa Anthony) bukan menurun, namun karena melakukan kesalahan sendiri, lawan jadi lebih bersemangat.Akan tetapi, hal itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk pemain top sekalipun," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampil Garang di Final, Anthony Sinisuka Ginting Dipuji Kento Momota

Tampil Garang di Final, Anthony Sinisuka Ginting Dipuji Kento Momota

Sport | Senin, 15 April 2019 | 11:50 WIB

Jadi Runner-up di Singapore Open, Anthony Akui Kurang Lihai di Poin Kritis

Jadi Runner-up di Singapore Open, Anthony Akui Kurang Lihai di Poin Kritis

Sport | Minggu, 14 April 2019 | 19:41 WIB

Anthony Tumbang, Indonesia Tanpa Gelar di Singapore Open 2019

Anthony Tumbang, Indonesia Tanpa Gelar di Singapore Open 2019

Sport | Minggu, 14 April 2019 | 17:49 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×