Cegah Insiden Terulang, PBSI Berencana Perketat Pengamanan Bagi Wiranto

Rizki Nurmansyah
Cegah Insiden Terulang, PBSI Berencana Perketat Pengamanan Bagi Wiranto
Ketua Umum PBSI Wiranto (ketiga dari kanan) disela acara HUT PBSI ke-68 dan pelepasan Tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019 yang diselenggarakan di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019). [Humas PBSI]

Wiranto ditusuk Abu Rara saat hendak menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta.

Suara.com - PBSI berencana memperketat pengamanan bilamana sedang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dihadiri Ketua Umum PBSI Wiranto.

Hal itu untuk mencegah terulangnya insiden memilukan penusukan terhadap Wiranto yang juga menjabat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).

"Keamanan pasti akan dievaluasi lagi dan mungkin akan diperketat," kata Sekjen PBSI Achmad Budiharto dilansir dari Antara.

"Kami pasti akan mengikuti aturan atau protap yang sudah ditentukan oleh pihak protokol," lanjutnya.

Budiharto menambahkan, dalam waktu dekat Wiranto belum memiliki agenda khusus yang berkaitan dengan kegiatan PBSI.

Ketua Umum PBSI Wiranto (keempat dari kiri) usai konferensi pers Indonesia Masters 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (11/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Ketua Umum PBSI Wiranto (keempat dari kiri) usai konferensi pers Indonesia Masters 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (11/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Namun, kata Budiharto, biasanya Wiranto akan melakukan penyambutan terhadap atlet bulutangkis nasional yang meraih prestasi besar di level dunia.

Teranyar, Tim Bulutangkis Indonesia belum lama ini berhasil meraih Piala Suhandinata di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019.

"Pak Wiranto belum ada agenda bulutangkis dalam waktu dekat ini. Tapi sebentar lagi Kejuaraan Bulutangkis Dunia Junior 2019 berakhir dan biasanya Pak Wiranto yang melakukan penyambutan para juara. Makanya nanti kami atur lagi," ujar Budiharto.

Ketua Pelaksana Indonesia Open 2019 yang juga Sekjen PBSI, Achmad Budiharto, ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Senin (15/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Ketua Pelaksana Indonesia Open 2019 yang juga Sekjen PBSI, Achmad Budiharto, ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Senin (15/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Pihak kepolisian sendiri telah menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku penusukan Wiranto.

Kedua pelaku yakni Syahril Alamsyah (31) alias Abu Rara dan perempuan bernama Fitri Andriana.

Abu Rara teridentifikasi merupakan anggota kelompok teroris, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi pimpinan Abu Zee.

Wiranto ditusuk Abu Rara saat hendak menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta, seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar di Pandeglang, Banten.

Pelaku penusuk Wiranto. (IST)
Pelaku penusuk Wiranto. (IST)

Peristiwa penusukan terjadi saat Wiranto baru saja keluar dari mobil untuk menyalami beberapa ulama dan tokoh masyarakat setempat yang sudah menunggunya, sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari arah belakang Abu Rara mencoba menghunuskan senjata jenis kunai ke bagian badan Wiranto.

Setelah mendapat penanganan darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah pandeglang, Wiranto langsung diterbangkan menggunakan helikopter milik TNI AU dari Alun-alun Pandeglang sekitar pukul 14.04 WIB.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).  [Suara.com/Arya Manggala]
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Kekinian Wiranto sedang menjalani operasi akibat luka tusuk yang dideritanya di RSPAD Gatot Subroto.

Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menjenguk Wiranto pada Kamis sore.

"Pak Wiranto masih dalam kondisi sadar dan sedang dioperasi," kata Jokowi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS