Bawa Pulang Piala Suhandinata, Tim Indonesia Diguyur Bonus Ratusan Juta

Rizki Nurmansyah

Ini merupakan kali pertama Indonesia berhasil memboyong Piala Suhandinata ke Tanah Air.

Suara.com - Keberhasilan Tim Bulutangkis Indonesia meraih trofi Piala Suhandinata usai menjuarai nomor beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior 2019 membuahkan apresiasi.

Leo Rolly Carnando dan kawan-kawan diguyur bonus ratusan juta. Tim ofisial dan pelatih juga tak luput mendapat bonus dari PBSI, sponsor, dan klub masing-masing.

Pemain, pelatih, dan ofisial Tim Indonesia merayakan keberhasilan meraih Piala Suhandinata usai jadi kampiun di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Sabtu (5/10/2019). [Humas PBSI]
Pemain, pelatih, dan ofisial Tim Indonesia merayakan keberhasilan meraih Piala Suhandinata usai jadi kampiun di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Sabtu (5/10/2019). [Humas PBSI]

Bonus terbesar datang dari Djarum Foundation yang memberikan hadiah Rp 300 juta.

Tim Indonesia juga mendapat bonus sebesar Rp 200 juta dari Li-Ning yang menjadi sponsor utama skuat Garuda Muda.

Li-Ning juga memberikan bonus Rp 75 juta kepada Tim Indonesia atas prestasi menjadi runner-up di Kejuaraan Beregu Campuran Asia, Juli 2019.

Pemberian penghargaan digelar di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah bersamaan dengan digelarnya turnamen Caffino Superliga Junior 2019 pada 15-20 Oktober 2019.

Pemberian bonus Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2019. [Instagram/badmintonina]
Pemberian bonus Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2019. [Instagram/badmintonina]

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, apresiasi yang diberikan merupakan ucapan terima kasih atas dedikasi para pebulutangkis muda yang berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

"Kemenangan ini merupakan bukti, untuk kesekian kalinya bulutangkis berhasil mempersatukan Indonesia," ujar Yoppy, dilansir dari Antara, Jumat (18/10/2019).

"Di masa lalu kita juga ingat bahwa saat Indonesia sedang diguncang krisis pada tahun 1998, atlet-atlet bulutangkis kita mempersembahkan Piala Thomas," sambungnya.

"Semoga kemenangan demi kemenangan di panggung bulutangkis ini dapat merawat persatuan Indonesia," Yoppy menambahkan.

(Dari kiri): Alan Budikusuma, Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando, dan Kabid Binpres PBSI Susy Susanti usai seremoni penyerahan medali Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Minggu (13/10). [Humas PBSI]
(Dari kiri): Alan Budikusuma, Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando, dan Kabid Binpres PBSI Susy Susanti usai seremoni penyerahan medali Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Minggu (13/10). [Humas PBSI]

Selain memberikan penghargaan kepada Tim Indonesia, PB Djarum juga mengucurkan bonus kepada para atlet muda mereka yang juga mencatatkan prestasi di kategori individu pada ajang Kejuaraan Dunia Junior 2019.

Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang meraih medali emas, mendapat bonus Rp 100 juta.

PB Djarum juga memberikan bonus kepada pasangan ganda campuran Leo/Indah Cahya Sari Jamil yang berhasil meraih medali perak di ajang yang sama. Keduanya menerima bonus senilai total Rp 50 juta.

Bonus juga diterima atlet muda PB Djarum lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma yang meraih medali perak di sektor ganda putri dengan total hadiah Rp 25 juta.

Selain PB Djarum, PB Mutiara Cardinal dan PB Exist juga memberikan apresiasi kepada para atlet mudanya yang menorehkan prestasi di ajang Kejuaraan Dunia Junior 2019.

Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mendapat bonus dari klubnya PB Djarum usai meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Junior 2019. [Instagram/badmintonina]
Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mendapat bonus dari klubnya PB Djarum usai meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Junior 2019. [Instagram/badmintonina]

Atlet putri PB Mutiara Cardinal, Amallia Cahaya Pratiwi yang menjadi rekan duet Febriana, diganjar bonus Rp 25 juta.

Sementara atlet muda PB Exist, Yonathan Ramlie yang meraih medali perunggu menerima bonus senilai Rp 7,5 juta.

"Tidak hanya mengharumkan nama bangsa, kemenangan para atlet muda ini juga merupakan bukti bahwa penjaringan dan pembibitan generasi muda harus terus dilakukan, karena jadi juara itu tidak mudah, kemampuannya perlu diasah, mentalnya perlu dibentuk sedini mungkin," kata Yoppy.

Tim Indonesia menjadi juara di nomor beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior 2019 usai mengalahkan China dengan skor 3-1.

Ini merupakan kali pertama Indonesia berhasil memboyong Piala Suhandinata ke Tanah Air.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS