Ini Arti Besar Piala Suhandinata 2019 Bagi Indonesia

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:53 WIB
Ini Arti Besar Piala Suhandinata 2019 Bagi Indonesia
Kabid Binpres PBSI yang juga Manajer Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019, Susy Susanti, ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/10) malam. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, menyebut gelar Piala Suhandinata 2019 memiliki arti besar dalam perkembangan bulutangkis Indonesia.

Tim Indonesia berhasil meraih Piala Suhandinata 2019 usai menjadi juara di nomor beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 setelah menundukan China, Sabtu (5/10/2019).

Bermain di Kazan Gymnastics, Rusia, skuat Merah Putih tampil menjanjikan dengan menggasak China, 3-1.

Ini merupakan gelar Piala Suhandinata perdana bagi Indonesia sejak nomor beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior itu dipertandingkan pada tahun 2000.

Sebelumnya, capaian terbaik Tim Indonesia di Piala Suhandinata hanyalah runner-up. Hal itu terjadi pada tahun 2013, 2014, dan 2015.

Manajer Tim Indonesia Susy Susanti (tengah) bersama skuat Tim Indonesia merayakan keberhasilan meraih Piala Suhandinata usai jadi kampiun di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Sabtu (5/10/2019). [Humas PBSI]
Manajer Tim Indonesia Susy Susanti (tengah) bersama skuat Tim Indonesia merayakan keberhasilan meraih Piala Suhandinata usai jadi kampiun di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Sabtu (5/10/2019). [Humas PBSI]

"Ini saya lihat sangat berarti sekali. Pertama, kita ciptakan sejarah lagi. Image negara bulutangkis itu selalu ke Indonesia," ujar Susy Susanti di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/10/2019) malam.

"Nah, piala ini memberi satu pengakuan, kebanggaan sebagai orang Indonesia. Kalau kita tidak dapat piala ini, rasanya ada yang kurang. Ini pembuktian bahwa kita sebagai negara bulutangkis," sambungnya.

Selain sebagai pembuktian kapasitas Indonesia di kancah bulutangkis dunia, gelar Piala Suhandinata disebut Susy jadi angin segar dalam proses regenerasi atlet.

"Melihat hasil ini, ada bibit-bibit di hampir semua sektor. Jadi saya rasa, regenerasi ini berjalan dengan baik," pungkasnya.

Penyambutan tim Indonesia sepulang dari Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/10/2019). (Suara.com/ Arief Apriadi)
Penyambutan Tim Indonesia sepulang dari Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/10/2019). [Suara.com/ Arief Apriadi]

Selain sukses di nomor beregu campuran, wakil-wakil Indonesia juga mampu unjuk gigi di nomor perorangan Kejuaraan Dunia Junior 2019 atau biasa disebut Piala Eye Level.

Dari nomor perorangan, Indonesia sukses meraih satu medali emas, dua medali perak, serta satu medali perunggu.

Medali emas diraih pasangan ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Keduanya menjadi juara dunia setelah di partai final menumbangkan pasangan China, Di Zi Jian/Wang Chang, 21-19 dan 21-18.

(Dari kiri): Alan Budikusuma, Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando, dan Kabid Binpres PBSI Susy Susanti usai seremoni penyerahan medali Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Minggu (13/10). [Humas PBSI]
(Dari kiri): Alan Budikusuma, Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando, dan Kabid Binpres PBSI Susy Susanti usai seremoni penyerahan medali Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 di Kazan, Rusia, Minggu (13/10). [Humas PBSI]

Sedangkan medali perak diraih pasangan ganda putri Febriana Dwipuji/Amalia Cahya Pratiwi dan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran).

Sementara satu medali perunggu Indonesia datang dari sektor tunggal putra melalui Yonathan Ramlie, setelah kandas di babak semifinal dari Kunlavut Vitidsarn (Thailand), dengan skor 11-21 dan 10-21.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Atlet Keluar Malam, PBSI Pasang CCTV

Cegah Atlet Keluar Malam, PBSI Pasang CCTV

Sport | Rabu, 16 Oktober 2019 | 13:20 WIB

Indonesia Raih 2 Medali Emas Kejuaraan Dunia Junior, Susy: Harus Diteruskan

Indonesia Raih 2 Medali Emas Kejuaraan Dunia Junior, Susy: Harus Diteruskan

Sport | Rabu, 16 Oktober 2019 | 00:30 WIB

Kejuaraan Dunia Junior 2019: Kepulangan Tim Indonesia Disambut Hangat

Kejuaraan Dunia Junior 2019: Kepulangan Tim Indonesia Disambut Hangat

Sport | Selasa, 15 Oktober 2019 | 23:26 WIB

Eng Hian Harap PBSI Beri Kesempatan Kedua Bagi Della / Rizki

Eng Hian Harap PBSI Beri Kesempatan Kedua Bagi Della / Rizki

Sport | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:20 WIB

Daftar Pemain Indonesia yang Juarai Denmark Open

Daftar Pemain Indonesia yang Juarai Denmark Open

Sport | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:16 WIB

Terkini

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB