Nasihat untuk Praveen / Melati, Susy: Kurangi Ego

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Nasihat untuk Praveen / Melati, Susy: Kurangi Ego
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, terhenti kiprahnya di babak perempat final Indonesia Masters 2020 usai kalah dari Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1). [Humas PBSI]

Setelah merebut gelar di Denmark Open dan French Open, grafik penampilan Praveen/Melati kembali menurun.

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti menyoroti penampilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di ajang Indonesia Masters 2020 yang berlangsung pada 14-19 Januari lalu.

Ganda campuran Indonesia itu harus terhenti di perempat final usai secara mengejutkan kalah dari pasangan non unggulan, Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis), dengan skor 19-21, 21-14 dan 18-21.

Susy menganggap hasil itu tak cukup pantas bagi Praveen/Melati yang kini menduduki peringkat lima dunia.

Keduanya diminta segera melakukan evaluasi. Khususnya terkait komunikasi di luar dan di dalam lapangan.

"Main ganda itu dua orang jadi satu, bagaimana caranya mengurangi ego masing-masing, karena mereka saling membutuhkan, masa depan mereka ada di tangan pasangan masing-masing," ujar Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (28/1/2020).

"Kalau nggak ada komunikasi dan saling terbuka, saya yakin auranya jadi nggak enak. Satu positif, satu negatif, coba kalau saling dukung, itu akan lain," tambahnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Praveen/Melati merupakan satu dari dua ujung tombak PBSI dalam menatap Olimpiade 2020 Tokyo.

Namun, seperti halnya Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, penampilan mereka kerap inkonsisten.

Setelah sukses merebut gelar di Denmark Open dan French Open tahun lalu, grafik penampilan Praveen/Melati kembali menurun.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjuarai ajang French Open 2019 usai kalahkan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China), Minggu (27/10). [Humas PBSI]
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjuarai ajang French Open 2019 usai kalahkan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China), Minggu (27/10). [Humas PBSI]

Di luar SEA Games 2019, tercatat mereka tak pernah lagi melaju ke babak final.

Bahkan di turnamen perdana 2020, Praven/Melati langsung terhenti di babak pertama ajang bulutangkis Malaysia Masters 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS