PBSI Batal Kirim Atlet ke China Masters 2020, Menpora: Saya Dukung

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
PBSI Batal Kirim Atlet ke China Masters 2020, Menpora: Saya Dukung
Menpora Zainudin Amali ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta pada, Senin (27/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

PBSI batal mengirim atlet lantaran tengah merebaknya isu virus Corona di China.

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mendukung penuh keputusan PBSI membatalkan keikutsertaan para atlet Indonesia di ajang China Masters 2020.

PBSI batal mengirim atlet ke turnamen bulutangkis BWF World Tour level Super 100 itu lantaran tengah merebaknya isu virus Corona di China.

Menurut Menpora Zainudin Amali keputusan PBSI sudah tepat.

Sebagai induk cabang olahraga, priortias utama memang harus melindungi atlet, di samping peningkatan prestasi.

"Saya kira itu (keputusan) bijak. Karena tujuan kita kan Olimpaide 2020. Nah kita kumpulkan poin termasuk di Indonesia Masters kemarin," ujar Menpora Zainudin Amali di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (27/1/2020).

"Jadi jangan sampai poin yang sudah dikumpulkan bagus-bagus itu, terus karena insiden ini (wabah virus Corona), anak-anak justru tak bisa bertanding. Saya dukung keputusan PBSI," tambahnya.

Semula Indonesia berencana mengirim 14 atlet ke China Masters 2020. Diantaranya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, dan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah.

China Masters 2020 bakal berlangsung di kota Lingshui, Hainan, China. Turnamen yang memperebutkan total hadiah 90 ribu dolar AS itu dijadwalkan bergulir pada 25 Februari hingga 1 Maret mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS