Kualifikasi Olimpiade 2020: Terbang ke Iran, Eko Yuli Cs Diminta Konsisten

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Kamis, 30 Januari 2020 | 12:32 WIB
Kualifikasi Olimpiade 2020: Terbang ke Iran, Eko Yuli Cs Diminta Konsisten
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan menggigit medali emas yang diraihnya dari cabang olahraga angkat besi SEA Games 2019 kelas 61 kg putra, Senin (2/12). [Dok. KOI]

Suara.com - Tiga lifter putra Indonesia, Eko Yuli Irawan, Triyatno dan Deni bersiap mengikuti ajang Fadjar International Tournament pada 1-5 Februari 2020.

Turnamen yang akan berlangsung di Iran itu turut menjadi ajang kualifikasi Olimpiade 2020.

Eko Yuli Irawan dan kawan-kawan sudah bertolak ke Iran dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (29/1/2020) dini hari WIB.

Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja menjelaskan bahwa trio lifter yang dikirim tak hanya dituntut untuk merebut poin sebanyak-banyaknya dalam persiapan menuju Olimpiade 2020.

Di samping itu, lanjut Dirdja, juga menjadikan Fadjar International Tournament sebagai ujian bagi Eko Yuli cs untuk bisa mempertahankan angkatan terbaiknya masing-masing.

Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, didampingi Manajer Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja (kanan), dalam konferensi pers usai meraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, didampingi Manajer Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja (kanan), dalam konferensi pers usai meraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

"Konsistensi mereka mempertahankan angkatan terbaiknya memang dibutuhkan dalam mempertahankan posisi atau meningkatkan posisinya dalam menuju Olimpiade Tokyo 2020," ujar Dirdja dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (30/1/2020).

Dari tiga lifter yang dikirim, hanya Eko Yuli yang sudah memastikan satu tiket ke Olimpiade 2020.

Eko Yuli yang akan tampil di kelas 61 kg, untuk sementara duduk diperingkat dua dunia.

Sebagai informasi, hanya lifter yang berhasil bertahan di posisi delapan besar klasemen kualifikasi yang berhak lolos ke Olimpiade 2020.

baca juga

Setiap negara juga hanya bisa mengirim satu lifter setiap kelasnya.

"Angkatan terbaik Eko memang 317 kg tetapi di Iran dia hanya butuh meraih total angkatan 310 kg untuk dapat 1.000 poin sekaligus memastikan posisinya tidak bergeser di peringkat dunia," jelas Dirdja.

Di Luar Zona Aman

Sementara dua lifter lainnya, Deni dan Triyatno masih berada di luar zona aman untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020.

Namun, melihat kondisi yang ada, keduanya disebut Dirdja masih punya kans untuk menemani Eko Yuli ke Olimpiade 2020.

Triyatno yang bakal turun di kelas 73 kg masih tertahan di peringkat 20 dunia. Saat ini, angkatan terbaik Triyatno adalah 326 kg.

Lifter Indonesia, Triyatno, melakukan angkatan snatch pada nomor angkat besi putra 69 kg Grup A Asian Games 2018 di JiExpo, Jakarta, Rabu (22/8/2018). [ANTARA FOTO/INASGOC/Dhemas Reviyanto]
Lifter Indonesia, Triyatno, melakukan angkatan snatch pada nomor angkat besi putra 69 kg Grup A Asian Games 2018 di JiExpo, Jakarta, Rabu (22/8/2018). [ANTARA FOTO/INASGOC/Dhemas Reviyanto]

Dirdja mengatakan bahwa anak asuhnya itu harus bisa mencatatkan total angaktan minimal 330 kg di Fadjar International Tournament untuk terus menghidupkan asa lolos ke Olimpiade 2020.

Sementara Deni yang akan turun di kelas 67 kg masih tertahan di peringkat 12 dunia.

"Deni cukup berpeluang meraih tiket ke Tokyo karena dari daftar peringkat 12 besar dunia itu tercatat 3 lifter China, kemudian Uzbekistan dan Kolumbia masing-masing 2 lifter dan satu lifter Jepang," jelas Dirdja.

Lifter Indonesia Deni (tengah) memegang medali bersama lifter Vietnam Dinh Xuan Hoang (kiri) dan lifter Filipina Colona Nestor seusai upacara penganugerahan juara angkat besi 67 kg putra SEA Games 2019 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]
Lifter Indonesia Deni (tengah) memegang medali bersama lifter Vietnam Dinh Xuan Hoang (kiri) dan lifter Filipina Colona Nestor seusai upacara penganugerahan juara angkat besi 67 kg putra SEA Games 2019 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]

"Kalau China, Kolumbia dan Uzbekistan hanya mendapat jatah 1 lifter dan lifter tuan rumah tidak dihitung karena sudah otomatis dapat tiket sebagai tuan rumah Olimpiade. Berarti Deni berada di peringkat 8 besar."

"Deni memang butuh kerja keras untuk bertahan di peringkat 8 besar dengan meraih total angkatan 320 kg sementara angkatan terbaiknya 315 kg," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Sukses di Olimpiade, Indonesia Diminta Lebih Perhatikan Olahraga Senam

Agar Sukses di Olimpiade, Indonesia Diminta Lebih Perhatikan Olahraga Senam

Sport | Rabu, 29 Januari 2020 | 11:39 WIB

Virus Corona Hantui Penyelenggaraan Olimpiade 2020?

Virus Corona Hantui Penyelenggaraan Olimpiade 2020?

Sport | Rabu, 29 Januari 2020 | 11:12 WIB

Jelang Olimpiade 2020, PBSI Beri Peringatan kepada Hafiz / Gloria

Jelang Olimpiade 2020, PBSI Beri Peringatan kepada Hafiz / Gloria

Sport | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:04 WIB

Pra-Olimpiade 2020, Ambisi Meledak-Ledak Greysia / Apriyani Harus Diredam

Pra-Olimpiade 2020, Ambisi Meledak-Ledak Greysia / Apriyani Harus Diredam

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 16:18 WIB

Berpeluang Lolos ke Olimpiade 2020, Melati Deg-degan

Berpeluang Lolos ke Olimpiade 2020, Melati Deg-degan

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

×