Latih India, Pelatih Bulutangkis Indonesia Digaji Rp 114 Juta per Bulan

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Sabtu, 29 Februari 2020 | 13:26 WIB
Latih India, Pelatih Bulutangkis Indonesia Digaji Rp 114 Juta per Bulan
Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso, saat menangani Timnas Thailand pada ajang Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Otoritas Olahraga India (SAI) pada, Jumat (28/2/2020), mengirim surat permohonan kepada pihak berwenang Indonesia untuk segera memberikan visa kepada Agus Dwi Santoso.

Surat permohonan itu menyusul persetujuan Kementerian Olahraga India terkait penunjukan Agus sebagai pelatih bulutangkis sektor tunggal.

"Saya diarahkan untuk merujuk pada surat SAI...untuk menyampaikan persetujuan penunjukan Agus Dwi Santoso sebagai pelatih asing (sektor tunggal) dalam displin olahraga bulutangkis dengan gaji 8 ribu dolar (sekitar Rp 114 juta) per bulan...untuk periode hingga Olimpiade 2020," tulis pihak Kementerian Olahraga India dalam suratnya kepada SAI.

Sekretaris Asosiasi Bulutangkis India (BAI), Ajay Singhania mengatakan, proses visa untuk Agus telah dimulai.

Agus diperkirakan akan mulai bergabung bersama tim bulutangkis India pada pertengahan Maret 2020.

"SAI telah menulis surat kepada pihak berwenang Indonesia untuk memberinya visa untuk pekerjaan sebagai pelatih asing di bulutangkis," ujar Singhania dikutip Suara.com dari Times of India, Sabtu (29/2/2020).

"Jika sudah mendapatkan visa kerjanya, Agus bisa mulai bekerja pada minggu kedua bulan Maret. Sepertinya Agus tidak akan bisa bergabung dengan tim saat All England," Singhania menambahkan.

Singhania melanjutkan, pihaknya tidak tertutup kemungkinan memperpanjang kontrak Agus sebagai pelatih bulutangkis bila hasil di Olimpiade 2020 memuaskan.

"Agus pelatih yang sangat baik dan kami berharap dapat memperpanjang kontraknya hingga Olimpiade 2024. Jika kinerjanya memuaskan, kami akan mendekati SAI lagi (untuk melobi perpanjangan kontrak Agus)," tutur Singhania.

Bukan kali ini saja Agus Dwi Santoso menjadi pelatih bulutangkis negara di luar Indonesia.

Sebelumnya ia tercatat pernah melatih Vietnam, lalu pelatih tunggal putra Korea Selatan pada 2016 sebelum bergabung ke Timnas Thailand pada 2018.

Sebelumnya, India juga pernah mengontrak pelatih bulutangkis Indonesia lainnya, yakni Mulyo Handoyo yang tak lain mantan pelatih legenda bulutangkis nasional Taufik Hidayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Kekerasan, Ratusan Muslim Delhi Salat Jumat di Bawah Pengawasan

Usai Kekerasan, Ratusan Muslim Delhi Salat Jumat di Bawah Pengawasan

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:23 WIB

Kerusuhan Berdarah India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad

Kerusuhan Berdarah India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:07 WIB

MoU Cabor Olimpiade, Menembak Dapat Anggaran Terbesar

MoU Cabor Olimpiade, Menembak Dapat Anggaran Terbesar

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:18 WIB

Piala Thomas dan Uber 2020: Menpora Berencana Menginap di Pelatnas PBSI

Piala Thomas dan Uber 2020: Menpora Berencana Menginap di Pelatnas PBSI

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 17:03 WIB

Belum Ada Surat Pengunduran Diri, PBSI Masih Anggap Tontowi Atlet Pelatnas

Belum Ada Surat Pengunduran Diri, PBSI Masih Anggap Tontowi Atlet Pelatnas

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 16:13 WIB

BWF Dadakan Tunda Turnamen, PBSI 'Kesal', Rugi Materiil dan Immateriil

BWF Dadakan Tunda Turnamen, PBSI 'Kesal', Rugi Materiil dan Immateriil

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026

Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 11:09 WIB

2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan

2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 10:56 WIB

Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran

Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 08:09 WIB

Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino

Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 23:17 WIB

Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026

Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 19:02 WIB

Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan

Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama

Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 13:34 WIB

BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan

BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 13:13 WIB

Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan

Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 11:58 WIB

Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan

Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 11:41 WIB