alexametrics

Setelah Dovi, Giliran Maverick Vinales Kibarkan Bendera Putih di MotoGP

Rauhanda Riyantama | Gagah Radhitya Widiaseno
Setelah Dovi, Giliran Maverick Vinales Kibarkan Bendera Putih di MotoGP
Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. JOE KLAMAR / AFP

Maveric Vinales pesimis bisa meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2020 ini

Suara.com - Gelar juara dunia MotoGP 2020 tinggal menunggu waktu saja. Sisa 3 seri ini bakal menjadi penentu siapa yang menjadi juara dunia.

Semua pembalap papan atas pun berpeluang untuk meraih juara, salah satunya Maveric Vinales.

Namun Vinales justru pesimis dirinya bisa meraih gelar juara dunia MotoGP 2020. Hal ini ia ungkapkan saat selesai MotoGP Teruel 2020.

Vinales beranggapan kalau motor Yamaha saat ini tidak kuat bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Baca Juga: Joan Mir, Sang Pemuncak Klasemen yang Belum Pernah Menang di MotoGP 2020

Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat menjalani hari terakhir tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (20/11/2019). [AFP/Jose Jordan]
Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat menjalani hari terakhir tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (20/11/2019). [AFP/Jose Jordan]

"Sangat tidak mungkin dengan motor yang kami pakai sekarang. Motor yang mereka miliki sekarang berada di level lain dan kami tidak dapat berbuat apa-apa," ungkap Vinales dikuitp dari motorsport.com.

Ia membandingkan motor yang dipakainya dengan motor Suzuki milik Joan Mir. Dalam penilaiannya, ia melihat kestabilan motor Suzuki dari balapan ke balapan.

Dibanding Suzuki, Yamaha sebenarnya tim yang paling banyak memenangi balapan. Akan tetapi Joan Mir adalah pebalap yang paling konsisten naik podium musim ini.

"Kamu bisa lihat hasil balapan Mir. Kedua, kedua, ketiga, kedua, ketiga. Satu-satunya yang membuat ia tak memenangkan balapan adalah ia tidak memulai balapan di barisan terdepan," katanya.

Baca Juga: Kritisi Motor Yamaha, Vinales Menyerah Kejar Joan Mir

Komentar