Bercanda Kelewatan, Direktur Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo Dipecat Sehari Jelang Acara

Arief Apriadi Suara.Com
Kamis, 22 Juli 2021 | 15:06 WIB
Bercanda Kelewatan, Direktur Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo Dipecat Sehari Jelang Acara
Logo Olimpiade Tokyo 2020 [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Semakin dekat hari H, Olimpaide Tokyo terus menimbulkan kontroversi. Kini, panitia penyelenggara resmi memecat direktur Upacara Pembukaan, Kentaro Kobayashi, sehari jelang acara dimulai pada Jumat (23/7/2021).

Ketua panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto mengatakan bahwa Kentaro Kobayashi dipecat karena pernah bercanda kelewatan.

Kentaro Kobayashi disebut melontarkan lelucon sensitif perihal Holocaust yang dia buat selama pertunjukan komedi pada tahun 1998.

Dia dituduh menggunakan lelucon tentang Holocaust dalam aksi komedinya, termasuk frasa "Ayo main Holocaust."

“Kami menemukan bahwa Mr. Kobayashi, dalam penampilannya sendiri, telah menggunakan ungkapan yang mengejek tragedi sejarah,” kata Hashimoto dikutip dari AP, Kamis (22/7/2021).

“Kami sangat meminta maaf karena menyebabkan perkembangan seperti itu sehari sebelum upacara pembukaan dan karena menyebabkan masalah dan kekhawatiran bagi banyak pihak yang terlibat serta orang-orang di Tokyo dan seluruh negara.”

Tokyo telah dilanda skandal sejak dianugerahi Olimpiade pada 2013. Penyelidik Prancis sedang menyelidiki dugaan suap yang dibayarkan kepada anggota Komite Olimpiade Internasional untuk mempengaruhi pemungutan suara untuk Tokyo.

Dampaknya memaksa pengunduran diri Tsunekazu Takeda dua tahun lalu, yang mengepalai Komite Olimpiade Jepang dan merupakan anggota IOC.

Upacara pembukaan Olimpiade yang tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/7/2021) pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Gondol Emas, Misi Pamungkas Lifter Eko Yuli Irawan di Olimpiade Tokyo

Upacara pembukaan di Stadion Nasional Jepang (New National Stadium) digelar tanpa penonton umum sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, meski beberapa pejabat, tamu, dan media akan hadir.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI