Ini Bentuk Apresiasi Menpora terhadap Perjuangan Atlet Indonesia Olimpiade Tokyo 2020

Fabiola Febrinastri

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:50 WIB
Ini Bentuk Apresiasi Menpora terhadap Perjuangan Atlet Indonesia Olimpiade Tokyo 2020
Menpora, Zainudin Amali. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengapresiasi perjuangan atlet Indonesia, yang dinilainya sudah bekerja keras dalam pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020.

Menurut Amali, untuk bisa lolos di Olimpiade harus melewati tahap kualifikasi dengan banyak pertadingan dan meraih poin itu tidak mudah. Hal tersebut berbeda dengan multi event, seperti Asian Games dan SEA Games, yang bisa langsung ikut bertanding.

"Ajang Olimpiade tentu ujian terakhir. Apa yang sudah mereka lakukan selama ini, saya rasa, apa yang ditunjukkan oleh para atlet kita yang berangkat ke Olimpiade Tokyo sangat luar biasa," katanya, saat menjadi narasumber secara live dalam program Metro Hari Ini, Metro TV, Jakarta, Senin (26/7/2021) sore.

Menpora juga mengapresiasi perjuangan dua lifter Indonesia, yaitu Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah, yang berhasil menyumbangkan masing-masing medali perak dan perunggu untuk Indonesia. Saat menyaksikan kedua atlet tersebut bertanding, Menpora mengaku sempat merasa khawatir dengan mental mereka.

Apalagi untuk Windy Cantika yang masih berusia 19 tahun dan baru pertama kali mengikuti olimpiade, pasti merasakan tekanan yang lebih besar.

"Ahamdulillah, mereka bisa lolos dan pemerintah mengapresiasi dan terimakasih atas perjuangan mereka baik yang sudah mendapatkan medali maupun yang belum," ujarnya.

Menpora Amali mengungkapkan, bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah kepada para atlet adalah pemberian bonus. Bukan itu saja, bahkan pemerintah akan membuka peluang untuk mengangkat mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil dan anggota Polri/TNI sebagai jaminan kehidupan mereka jangka panjang.

"Pengalaman di Asian Games yang lalu, bagi mereka yang misalnya memilih jalur untuk ASN atau PNS, kita fasilitasi. Hampir 300 orang (atlet jadi PNS) di tempat saya, di Kemenpora dan tempat-tempat lainnya. Bahkan TNI-Polri juga siap menerima para atlet-atlet yang sudah berjuang ini, karena mereka ini pahlawan olahraga yang membawa harum nama bangsa dan negara," ujarnya.

"Jadi perhatian kita, apresiasi dan penghargaan pasti pemerintah tidak tinggal diam. Pasti ada dan bukan hanya untuk sesaat tetapi untuk long time untuk mereka supaya ada jaminan di dalam kehidupan mereka," lanjutnya.

baca juga

Selain itu, pemerintah juga akan membuat training camp bagi para atlet untuk dilakukan pembinaan jangka panjang. Hal ini sejalan dengan Grand Design Olahraga Nasional yang telah disusun pemerintah bersama akademisi dan praktisi olahraga di berbagai perguruan tinggi.

"Tentu ini suatu bentuk perhatian pemerintah supaya mereka terpusat di dalam satu tempat latihan dan mereka akan diberikan fasilitas, baik untuk dirinya, kalau dia sekolah untuk sekolahnya," ujarnya.

Bahkan pemerintah selama ini sudah memberikan dukungan penuh selama mereka di pusat pelatihan nasional (Pelatnas) dimana semua kebutuhan dan fasilitas dipenuhi pemerintah.

"Pelatihan-pelatihan selama ini pemerintah semuanya memfasilitasi termasuk pemberangkatan mereka (ke Tokyo)," paparnya.

Menpora Amali berharap, peringkat olimpiade Indonesia bisa lebih baik dari Olimpiade 2016 di Rio De Jeneiro, Brasil. Kala itu, Indonesia menempati urutan 46.

"Saya harapkan di Tokyo harus lebih baik dan bahkan meningkat dari capaian 2016," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Klarifikasi Isu Jadi Komentator Olimpiade Tokyo

Shin Tae-yong Klarifikasi Isu Jadi Komentator Olimpiade Tokyo

Bola | Selasa, 27 Juli 2021 | 08:30 WIB

So Sweet, Atlet Anggar Argentina Dilamar Kekasih di Depan Kamera TV

So Sweet, Atlet Anggar Argentina Dilamar Kekasih di Depan Kamera TV

Sport | Selasa, 27 Juli 2021 | 08:15 WIB

Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa Penonton

Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa Penonton

Foto | Selasa, 27 Juli 2021 | 08:05 WIB

Praveen/Melati Mencari yang 'Hilang' Jelang Hadapi Zheng/Huang

Praveen/Melati Mencari yang 'Hilang' Jelang Hadapi Zheng/Huang

Sport | Selasa, 27 Juli 2021 | 07:58 WIB

Atlet Indonesia Masih Berjuang di Olimpiade Tokyo 2020, Berikut Jadwal Hari Ini

Atlet Indonesia Masih Berjuang di Olimpiade Tokyo 2020, Berikut Jadwal Hari Ini

Surakarta | Selasa, 27 Juli 2021 | 07:33 WIB

Link Live Streaming Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, 27 Juli 2021

Link Live Streaming Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, 27 Juli 2021

Sport | Selasa, 27 Juli 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×