Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025

Ronald Seger Prabowo

Senin, 19 Januari 2026 | 16:16 WIB
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
Teodora Audi Ayudya Ferelly Esant bersemangat memburu prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025. [Dok NPC Indonesia]
baca 10 detik
  • Teodora Audi Ayudya Ferelly Esant menargetkan prestasi pada ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, setelah sukses di kejuaraan sebelumnya.
  • Audi sebelumnya meraih medali emas Asian Para Archery Championship 2023 sekaligus lolos kualifikasi Paralimpiade Paris 2024.
  • Tim pelatih menargetkan total tujuh medali bagi kontingen para panahan Indonesia, dengan fokus pada adaptasi venue baru.

Suara.com - Teodora Audi Ayudya Ferelly Esant bersemangat memburu prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025. Atlet para panahan asal Yogyakarta ini ingin mengulang kenangan indah di Thailand untuk membuat sejarah baru dalam kariernya.

Thailand merupakan negara yang menjadi pijakan awal dalam karier Teodora Audi di level internasional. Ia membuat kejutan ketika tampil pada ajang Asian Para Archery Championship 2023 di Kota Bangkok.

Pada momen pertama mewakili Merah Putih, Theodora Audi langsung menyabet medali emas nomor women single compound. Hebatnya lagi, Audi juga sukses melengkapi prestasi tersebut dengan mendapatkan tiket untuk bertanding di Paralimpiade Paris 2024.

Cerita manis tentang perjalanan dua tahun lalu menambah semangat Teodora Audi ketika kini kembali ke Thailand untuk mengikuti ajang ASEAN Para Games 2025. Thailand diharapkan masih bersahabat dalam mengukir prestasi.

"Ini pertama kali saya mengikuti ASEAN Para Games," kata Teodora Audi, Minggu (18/1/2026).

Nakhon Ratchasima bakal memberi tantangan berbeda dari cerita sebelumnya ketika meraih prestasi di Bangkok. Teodora Audi dan rekan-rekannya sudah menjajal venue dan mencoba untuk mengenali karakteristiknya.

"Biasanya kalau lomba di Bangkok. Jadi sekarang beradaptasi lagi karena (venue para panahan) tidak rumput, agak berpasir. Itu pengaruh, seperti kering dan kena debu," jelas Theodora Audi.

Teodora Audi sudah sedikit mengetahui peta kekuatan di Asia Tenggara, khususnya nomor-nomor kategori women compound yang diikutinya.

"Menurut saya, musuh terbesar tetap diri sendiri. Ya ada sih lawan yang tangguh, salah satunya dari Singapura. Dia bagus," jelas Theodora Audi.

baca juga

Teodora Audi berharap bisa mendapatkan prestasi terbaik di Thailand. Baginya, raihan medali memiliki arti penting, terutama ketika melihat banyaknya orang-orang yang telah mendukungnya untuk bangkit sejak mengalami kecelakaan di usia 17 tahun.

Kecelakaan tersebut membuat Teodora Audi mengalami kelumpuhan di bagian anggota gerak bagian bawah. Dan olahraga para panahan merupakan aktivitas yang awalnya disarankan oleh orang tuanya sebagai bagian dari terapi penguatan tangan.

"Membayangkan untuk menjadi Audi yang sekarang saja tidak pernah. Membayangkan bisa ke Paralimpiade juga tidak. Aku dulu di daerah saja masih seperti berat banget, masih banyak pikiran. Jadi sampai sini bersyukur dan berterima kasih," ungkap Teodora Audi.

"Kalau bisa nih, misal aku dapet medali nih satu, kalau bisa dibagi dicuwil-cuwil (dipotong-potong), maka kubagi ke mereka. Karena medali itu cuman satu, tapi orang di belakangnya tuh banyak banget yang mendukungku," imbuhnya.

Sementara itu, tim pelatih para panahan Indonesia, Rameez Ali Surya Negara, memastikan persiapan seluruh atlet sudah berjalan bagus. Para panahan yang berstatus cabor andalan proyeksi Paralimpiade Los Angeles 2028 sudah menjalani pelatihan tanpa henti selama 12 bulan.

"Untuk sementara ini kami menargetkan raihan dua medali emas, dua perak dan tiga perunggu. Akan tetapi kami optimistis dengan perolehan medali yang mungkin bisa lebih dari ekspektasi," tegas Rameez Ali.

Rameez menjelaskan bahwa para panahan Indonesia berkekuatan 10 atlet, terdiri atas enam atlet kategori recurve dan empat atlet kategori compound. Ia menyebut ada perbedaan format pertandingan yang akan diterapkan di ASEAN Para Games 2025.

"Kita melihat memang format pertandingannya baru, tidak seperti kompetisi-kompetisi pada umumnya. Mungkin ini menyesuaikan juga dari tim Thailand dengan format latihannya. Tetapi yang jelas kami tetap siap, karena kebetulan format tim Thailand dan format tim Indonesia tidak jauh berbeda," ungkap Rameez.

Khusus untuk Teodora Audi, Rameez menyebut tim pelatih memberikannya target raihan dua medali perak di nomor single women compound dan mixed compound.

"Insya Allah, semoga Audi bisa melesat menuju prestasi yang lebih baik," ucap Rameez.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASEAN Para Games 2025: Kontingen Indonesia Tiba di Nakhon Ratchasima, Langsung Geber Latihan

ASEAN Para Games 2025: Kontingen Indonesia Tiba di Nakhon Ratchasima, Langsung Geber Latihan

Sport | Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:11 WIB

ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

Sport | Kamis, 15 Januari 2026 | 22:28 WIB

Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan

Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan

Sport | Jum'at, 19 Desember 2025 | 21:16 WIB

Terkini

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

×