- Ajang lari bergengsi Malang Half Marathon 2026 akan digelar pada 26 April 2026 dengan menargetkan partisipasi hingga 7.000 pelari dari berbagai daerah.
- Kemenpora, Kemenpar, dan Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi mendukung event ini sebagai wujud nyata pengembangan sport tourism di tanah air.
- Selain mengampanyekan gaya hidup sehat bagi anak muda, event lari ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan pelaku UMKM dan pariwisata lokal.
"Kami berharap ajang ini menjadi penanda bahwa memajukan ekonomi dapat dilakukan melalui cara-cara kreatif dan kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas."
Pemilihan kota sejuk di Jawa Timur sebagai lokasi pelaksanaan ajang ini rupanya bukan tanpa alasan kuat dari pihak penyelenggara.
Gilang Widya Pramana selaku pihak inisiator acara membeberkan alasan sentimentil sekaligus strategis di balik pemilihan lokasi tersebut.
"Malang memiliki potensi yang luar biasa."
"Selain dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata, Malang juga memiliki komunitas lari yang sangat aktif."
"Kami ingin menghadirkan event yang bukan hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah."
Nantinya, ribuan pelari dari berbagai penjuru negeri akan memperebutkan medali dalam tiga kategori lomba yang berbeda, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut memanaskan antusiasme publik jelang hari perlombaan.
Figur publik papan atas ini mengajak kalangan milenial dan Gen Z untuk menjadikan olahraga lari sebagai bagian dari gaya hidup kekinian.
Baca Juga: Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing
"Event lari seperti ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal membangun kebiasaan hidup sehat bersama."
"Saya sangat antusias bisa terlibat dan berharap semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk mulai berolahraga."
Kehadiran belasan ribu kaki yang berlari ini diproyeksikan bakal membawa angin segar bagi tingkat hunian hotel dan perputaran bisnis UMKM lokal.