- Tim putra Indonesia mengalahkan Thailand dengan skor 3-2 pada laga Grup D Piala Thomas 2026 di Denmark.
- Moh Zaki Ubaidillah memenangkan partai penentuan setelah mengalahkan Tanawat Yimjit untuk memastikan kemenangan dramatis bagi tim Indonesia.
- Indonesia harus mengalahkan Prancis pada laga terakhir untuk mengamankan posisi juara Grup D menuju babak perempat final.
Suara.com - Tim bulu tangkis putra Indonesia menunjukkan mentalitas juara setelah bangkit untuk menundukkan Thailand 3-2 pada laga kedua Grup D Piala Thomas 2026, Minggu (26/4/2026), di Forum Horsens, Denmark.
Moh Zaki Ubaidillah menjadi pahlawan kemenangan Merah Putih. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menaklukkan Tanawat Yimjit di partai kelima sekaligus memastikan kemenangan dramatis Indonesia.
Hasil ini menjaga peluang Indonesia lolos ke perempat final sebagai juara grup. Syaratnya, Jonatan Christie dan kawan-kawan harus mengalahkan Prancis pada laga terakhir.
Ubed Tampil Dominan di Partai Penentuan
Ubed tampil tanpa beban sejak awal pertandingan. Ia langsung menekan Tanawat dan menguasai jalannya laga.
Pebulu tangkis muda Indonesia itu sempat unggul 10-2 sebelum menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-11.
Dominasi Ubed berlanjut pada gim kedua. Permainannya yang rapi dan agresif membuat Tanawat kesulitan mengembangkan permainan.
Tanpa memberi banyak celah, Ubed menuntaskan pertandingan dengan skor 21-12. Kemenangan ini sekaligus memastikan Indonesia menang 3-2 atas Thailand.
Sukses Atasi Tekanan
"Tadi alhamdulillah cukup baik pertandingannya dan bisa diberi kemenangan tanpa cedera," ujar Ubed usai pertandingan.
Ubed mengakui sempat merasakan tekanan besar saat dipercaya tampil di partai penentuan.
"Awal-awal sempat tegang juga, ada pressure karena ada tanggung jawab buat tim," katanya.
Namun, ia mampu mengendalikan diri setelah interval gim pertama.
"Saya berusaha lebih tenang dan setelah poin 11 ke atas saya bisa mengatasi ketegangan itu," lanjutnya.
Menurut Ubed, persiapan matang bersama tim pelatih membuatnya siap menghadapi segala skenario.
"Sudah siap dengan skenario apa pun hari ini. Saya sudah memperkirakan akan jadi penentu, jadi komunikasi dengan pelatih dipersiapkan semuanya," ujarnya.
Dukungan Senior Jadi Suntikan Motivasi
Ubed juga mengapresiasi dukungan para senior yang membantunya tampil lepas.
"Pastinya sangat berpengaruh dukungan dari kakak-kakak. Tadi sempat diingatkan juga sama senior-senior untuk bermain lepas," tuturnya.
Kemenangan Indonesia diraih lewat perjuangan keras. Sebelumnya, Indonesia sempat tertinggal setelah Jonatan Christie dan Alwi Farhan kalah di sektor tunggal.
Namun, dua kemenangan dari sektor ganda, termasuk kemenangan dramatis Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, membuka jalan bagi Ubed untuk menjadi penentu.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Prancis pada Selasa (28/4/2026) pukul 23.00 WIB untuk memperebutkan status juara Grup D.