- Panitia Pancasakti Run 2026 menyiagakan 300 personel untuk sterilisasi rute guna mencegah pelari ilegal masuk lintasan perlombaan.
- Acara akan berlangsung di BSD City pada 19 Juli 2026 karena karakteristik kawasan yang mudah dikelola pengamanannya.
- Langkah tersebut menjamin kenyamanan 5.000 peserta resmi serta menyukseskan program lingkungan satu nomor dada satu pohon.
Suara.com - Penyelenggara Pancasakti Run 2026 resmi mengumumkan langkah-langkah khusus untuk mengantisipasi maraknya fenomena pelari tanpa identitas resmi atau "penyusup" yang kerap masuk ke lintasan lomba.
Keberadaan pelari ilegal yang menggunakan nomor dada (BIB) palsu menjadi perhatian serius panitia demi menjaga kualitas penyelenggaraan dan kenyamanan bagi 5.000 peserta yang telah terdaftar secara resmi.
CEO Pancasakti Group, Suwandy Tasmady, menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh tim pelaksana guna memastikan setiap orang yang masuk ke jalur lomba dapat teridentifikasi dengan baik.
Strategi utama yang diterapkan adalah pengerahan ratusan marshal dan petugas lapangan yang akan ditempatkan di sejumlah titik krusial sepanjang rute perlombaan di BSD City.
300 Personel Disiagakan untuk Sterilisasi Rute
![Pancasakti Run 2026 kerahkan 300 personel untuk cegah penyusup di rute BSD City. Pengamanan diperketat demi kenyamanan 5.000 pelari resmi. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/27/69440-event-lari.jpg)
"Ya, kalau dari IO (Event Organizer) kami sudah melakukan koordinasi. Jadi kami akan menempatkan banyak marshal, kemudian jalurnya juga sudah kami sterilkan khusus untuk acara Pancasakti Run pada hari tersebut," ujar Suwandy Tasmady.
Panitia juga menggandeng pengelola kawasan Sinar Mas Land (SML) untuk memastikan seluruh regulasi penggunaan jalan berjalan sesuai rencana pengamanan.
Sebanyak 300 personel akan diterjunkan pada hari pelaksanaan guna menjaga keamanan dan kelancaran acara.
"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan SML. Semoga dengan banyaknya marshal dan panitia di lapangan, total sekitar 300 personel yang bertugas pada hari-H, kami bisa mengurangi potensi penyusup," lanjut Suwandy.
Dengan kehadiran ratusan petugas di sepanjang lintasan, peluang pelari ilegal untuk masuk ke dalam barisan peserta diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin.
BSD City Dinilai Ideal untuk Pengamanan Event Lari
Selain dukungan personel yang besar, pemilihan BSD City dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung sistem pengamanan yang lebih efektif.
Ketua Pancasakti Run 2026, Hendy Sugiono, menjelaskan bahwa karakteristik rute di BSD City relatif lebih mudah disterilkan dibandingkan kawasan pusat kota Jakarta yang kerap dipadati berbagai aktivitas.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki sistem manajemen lalu lintas yang lebih terkontrol sehingga memudahkan pengawasan selama perlombaan berlangsung.
"Mungkin yang menjadi perbedaan adalah rute BSD relatif steril dan dipastikan tidak bersinggungan dengan acara lainnya," jelas Hendy Sugiono.
Panitia juga memastikan tidak ada kegiatan besar lain yang berlangsung di kawasan BSD City pada 19 Juli 2026. Kondisi ini menjadi keuntungan tersendiri karena fokus pengamanan dapat sepenuhnya diarahkan untuk mendukung kelancaran Pancasakti Run 2026.
"Beda dengan area Jakarta atau GBK yang biasanya banyak event berlangsung dalam waktu bersamaan," tambah Hendy.
Jaga Kenyamanan Peserta dan Program Satu BIB Satu Pohon
Panitia meyakini minimnya gangguan dari kegiatan lain akan membuat pengamanan berjalan lebih optimal.
"Karena pada 19 Juli hanya ada event Pancasakti Run di BSD, maka pengamanannya bisa jauh lebih maksimal dan lebih mudah dibandingkan lokasi lain," imbuh Hendy.
Sterilisasi rute juga bertujuan menjaga ketersediaan fasilitas bagi peserta resmi, mulai dari air minum hingga logistik di sepanjang lintasan agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak terdaftar.
Selain itu, setiap nomor BIB peserta memiliki nilai penting dalam program keberlanjutan yang diusung penyelenggara.
Melalui program "Satu BIB Satu Pohon", setiap peserta yang mengikuti lomba akan berkontribusi terhadap penanaman pohon di kawasan Pusat Budaya Alam Nusantara.
"Tahun ini kami melanjutkan komitmen tersebut dengan menanam sekitar 3.000 pohon sebagai bagian dari program lingkungan yang kami jalankan," tegas Hendy.
Hadirkan Kategori Half Marathon dan Visi Jangka Panjang
Pancasakti Run 2026 juga menghadirkan kategori baru Half Marathon 21K yang ditujukan bagi pelari yang ingin mencoba tantangan lebih besar.
Ajang ini menawarkan total hadiah podium senilai Rp230 juta serta race pack dengan nilai mencapai Rp1 juta untuk setiap peserta.
Di balik penyelenggaraan event olahraga tersebut, Pancasakti Group juga membawa visi jangka panjang untuk memperkuat reputasi perusahaan menjelang rencana penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2029.
Melalui penyelenggaraan yang profesional, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta, Pancasakti Group berharap dapat menghadirkan pengalaman lari berkualitas sekaligus memperkuat citra positif perusahaan di mata publik.
Masyarakat yang ingin mengikuti Pancasakti Run 2026 dapat mendaftarkan diri melalui situs resmi penyelenggara untuk mendapatkan slot lomba dan jersey eksklusif yang telah disiapkan panitia.