- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menggelar Rosiade Padel Tournament Youth Series di Alam Sutera, Tangerang, Banten, pada Sabtu (29/8/2026).
- Kompetisi gratis yang mempertandingkan kelompok usia U-10 hingga U-18 ini diikuti oleh hampir 200 peserta dan memperebutkan poin resmi dari PBPI.
- Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, mengapresiasi turnamen tersebut untuk mendukung pembinaan atlet muda dan meningkatkan jam terbang mereka.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menggelar Rosiade Padel Tournament Youth Series di Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Turnamen ini menjadi bagian dari program Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) untuk mendorong pembinaan dan pengembangan olahraga padel di kalangan anak muda.
Andre mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita.
Para peserta juga berkesempatan mendapatkan poin PBPI melalui kompetisi tersebut.
“Ya, ini hari ini kita mengadakan Rosiade Padel Tournament Youth Series ini. Dalam rangka ini melaksanakan perintahnya Pak Ketum PBPI,” kata Andre di lokasi acara.
Andre menjelaskan, PBPI meminta Rosiade Padel Club ikut menyelenggarakan rangkaian Youth Series sebagai bagian dari program pembinaan atlet muda.
“Bahwa kami diminta untuk melaksanakan youth series ini. Ini bagian dari programnya PBPI. Di mana seluruh peserta nanti akan mendapatkan poin dari PBPI,” ujarnya.
Menurut Andre, turnamen tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Rosiade Padel Club dalam membantu PBPI mengembangkan olahraga padel di Indonesia.
“Dan ini komitmen kami, Rosiade Padel Club. Untuk mengembangkan padel ini, membantu PBPI,” katanya.
Andre Rosiade Ingin Padel Jadi Olahraga Rakyat
Andre berharap olahraga padel semakin dikenal dan dimainkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Ia menilai karakter olahraga tersebut memungkinkan padel menjadi aktivitas olahraga bersama keluarga.
“Olahraga padel ini bisa menjadi olahraga rakyat. Di mana, seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta. Karena memang padel ini saya merasakan sendiri,” tutur Andre.
Ia mengatakan padel juga dapat menjadi sarana berkumpul lintas generasi, mulai dari orang tua hingga anak-anak.
“Dari bisa jadi olahraga keluarga. Dari orang tua, anak, ponakan. Itu bisa kumpul semua dan berpadel ria,” sambungnya.
Antusiasme peserta dalam turnamen tersebut juga cukup tinggi.
Andre menyebut jumlah peserta hampir mencapai 200 orang meski panitia menerapkan pembatasan pendaftaran.
“Pesertanya hampir 200 ya. Karena ini dibatasin ya. Dan ini free registration. Jadi gratis pendaftarannya,” kata Andre.
Selain bebas biaya pendaftaran, para peserta juga memperoleh fasilitas makan selama mengikuti kegiatan.
Pertandingkan Kelompok U-10 hingga U-18
Rosiade Padel Tournament Youth Series mempertandingkan sejumlah kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18.
Pelaksanaan turnamen berada di bawah supervisi Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita.
“Ini ada U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18. Jadi ini semua turun aman ini. Di bawah supervisi Pak Galih sebagai ketua PBPI,” ujar Andre.
Andre menegaskan turnamen tersebut merupakan bagian dari agenda PBPI.
Sementara Rosiade Padel Club dipercaya menjadi pihak yang mengelola sekaligus melaksanakan kegiatan di lapangan.
“Ini agendanya PBPI. Dan kami yang diminta sebagai pengelola dan pelaksana,” pungkasnya.
PBPI Apresiasi Andre Rosiade
Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita mengapresiasi langkah Andre Rosiade menggelar Rosiade Padel Tournament Youth Series.
Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi masa depan pembinaan atlet muda padel Indonesia.
Galih mengaku telah melihat langsung antusiasme peserta sebelum Andre tiba di lokasi.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan minat anak-anak dan remaja terhadap olahraga padel cukup besar.
“Yakin. Karena saya udah lihat tadi pesertanya. Karena tadi sebelum Bang Andre datang, saya sudah muter-muter dan sudah melihat pesertanya. Jadi sekali lagi saya harus berterima kasih lah kepada Bang Andre,” kata Galih.
Galih berharap turnamen tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana.
Ia menyebut kompetisi rutin sangat dibutuhkan untuk meningkatkan jam terbang sekaligus mendukung pembinaan atlet muda.
“Ini bikin Rosiade Padel Turnamen Youth. Ini yang pertama. Dan dia janji sih nggak yang terakhir. Dan akan terus-terusan. Karena kami butuh. Karena kami butuh,” ujarnya.