- Sebanyak 1.601 pebulu tangkis muda mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Kudus pada Rabu.
- Tim pencari bakat menerapkan standar evaluasi ketat terkait teknik dasar, postur, dan semangat bertanding para peserta.
- Peserta yang lolos seleksi wajib mengikuti karantina empat minggu sebelum ditetapkan sebagai atlet binaan PB Djarum.
Nostalgia dan Suntikan Mental Kevin Sanjaya
Kehadiran legenda ganda putra, Kevin Sanjaya, sebagai salah satu anggota Tim Pencari Bakat turut memotivasi para peserta.
Mantan pemain berjuluk The Minions itu mengaku kembali teringat masa lalu saat pertama kali menginjakkan kaki di GOR Jati dalam audisi edisi 2006.
"Menurut saya, mentalitas bertanding dan siap akan hasil apapun di lapangan menjadi poin penting untuk menjadi pebulutangkis handal," ungkap peraih dua gelar All England tersebut.
Kevin berpesan agar peserta mampu menjaga keseimbangan emosi antara keinginan meraih kemenangan dan kemampuan mengelola rasa takut akan kekalahan.
Mental pantang menyerah yang disampaikan Kevin juga ditunjukkan Austin Christian, peserta asal Pekanbaru yang mengikuti seleksi untuk kedua kalinya.
"Saya akan terus berlatih, pantang menyerah untuk terus mengasah kemampuan, menambah pengalam bertanding karena aku ingin menjadi juara dunia," kata bocah yang berambisi menembus skuad PB Djarum itu.
Perjuangan Peserta dari Papua
Kisah perjuangan juga ditunjukkan Siti Athiyyah Salsabila dan ayahnya yang terbang ribuan kilometer dari Mimika, Papua Tengah.
"Belajar dari pengalaman, kami sengaja datang ke Kudus sejak dua minggu lalu untuk menyesuaikan kondisi agar mereka bisa tampil maksimal dan enjoy bermain," tutur sang ayah, Hasan Samiun.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil setelah Siti melewati babak screening awal. Ia membawa ambisi menjadi penerus legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti.
Untuk menembus fase karantina, atlet putra wajib mencapai babak semifinal pada fase turnamen, sedangkan atlet putri minimal mencapai babak final.
Peserta yang gagal melalui jalur pertandingan masih berpeluang mendapatkan "Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat" yang akan diumumkan pada Minggu (13/9).
Seluruh peraih Super Tiket nantinya wajib mengikuti masa karantina selama empat minggu di asrama PB Djarum. Mereka akan menjalani evaluasi menyeluruh sebelum resmi ditetapkan sebagai atlet binaan.