Update Kecelakaan Xpander di Sukabumi, Polisi Tetapkan Tersangka

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 06:27 WIB
Update Kecelakaan Xpander di Sukabumi, Polisi Tetapkan Tersangka
Xpander milik EH yang selesai dilakukan pengecekan kondisi fisik dan mesin oleh ATPM Mitsubishi (Sukabumiupdate.com/ Riza)

Sukabumi.suara.com - Pada Kamis (22/09/2022) lalu, terjadi kecelakaan maut di Jalan RA Kosasih, Sukabumi yang menewaskan 3 orang, yaitu pedagang cakwe, sopir angkot dan penumpang angkot. 

Kecelakaan tersebut terjadi karena mobil Xpander dengan nomer polisi  F 1349 OJ hilang kendali saat baru keluar dari gerbang komplek. Lalu menabrak Angkot bernopol F 1959 TZ dan tukang cakwe.  

Polisi sudah menetapkan tersangka EH sebagai tersangka kecelakaan maut tersebut pada Selasa (27/9). 

IPDA Jajat Munajat selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi menyatakan jika kasus tersebut sudah naik dari sebelumnya tahap penyelidikan menjadi penyidikan. 

“Sejak dinaikan proses penyidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota saat itu juga secara otomatis yang bersangkutan atau saudari EH ini naik menjadi tersangka," ucap Jajat dikutip dari sukabumiupdate-jaringan suara.com

Agen Tunggal Pemilik Merek (ATPM) yaitu Mitsubishi telah selesai melakukan pemeriksaan mobil tersebut. Hasil dari pemeriksaan tersebut yaitu mobil dinyatakan masih bekerja dengan baik secara fisik dan mesinnya.

Untuk mengetahui kondisi sebelum kecelakaan, IPDA Jajat mengatakan perlu dilakukan pemeriksaan airbag ECU. Tetapi untuk pemeriksaan tersebut dibutuhkan waktu 2 bulan. Karena harus dikirim ke produsen yang membuat perangkat yaitu Jepang.  

“Alat ini merupakan alat yang dapat merekam peristiwa terakhir yang terjadi dengan kendaraan tersebut. Salah satunya saat menginjak rem, kedalaman pedal saat diinjak rem tersebut, kemudian kecepatan 5 detik terakhir, kemudian juga putaran mesin 5 detik terakhir," jelas Jajat.

Saat ini EH masih dirawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Sukabumi. Pihak kepolisian sudah melakukan konfimasi dengan dokter jika EH masih dalam perawatan rumah sakit karena secara fisik berangsur baik, tetapi secara psikis naik turun. 

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilu, Ibu Muda Keguguran di Parkiran Supermarket Gegara Ditabrak ABG 17 Tahun

Pilu, Ibu Muda Keguguran di Parkiran Supermarket Gegara Ditabrak ABG 17 Tahun

Hits | Selasa, 27 September 2022 | 19:52 WIB

Terjerat Korupsi Ketok Palu ABPD Jambi, Mantan Gubernur Zumi Zola Kembali Dipanggil KPK

Terjerat Korupsi Ketok Palu ABPD Jambi, Mantan Gubernur Zumi Zola Kembali Dipanggil KPK

Sumsel | Selasa, 27 September 2022 | 19:05 WIB

Tidak Ditahan Penyidik Polri, Tersangka Putri Candrawathi Bakal Ditahan Kejaksaan?

Tidak Ditahan Penyidik Polri, Tersangka Putri Candrawathi Bakal Ditahan Kejaksaan?

Sumsel | Selasa, 27 September 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi

3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi

Sumut | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 12:30 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga

4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga

Sumut | Jum'at, 17 April 2026 | 12:22 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah

Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!

Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!

Bekaci | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 12:15 WIB