Pilu Pemuda di Sukabumi yang Dirantai Karena Diduga ODGJ

Sukabumi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 06:56 WIB
Pilu Pemuda di Sukabumi yang Dirantai Karena Diduga ODGJ
Seorang pemuda di Ciracap, Sukabumi yang dikurunh dan dirantai karena.sering mengamuk dan membahayan orajg sekita (Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang)

Sukabumi.suara.com - Seorang warga Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi DH (20) dalam kondisi yang memprihatinkan. Ia dikurung dan dirantai oleh sebuah bangunan berdinding bambu dan kayu. 

Ia dikurung oleh pihak keluarga karena diduga sebagai Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) karena ia kerap kali mengamuk tanpa sebab yang jelas. 

Ia kerap kali dianggap mengancam keadaan sekitar dan sering merusak rumah sekitar. Sehingga pihak keluarga memutuskan untuk mengurung dan merantainya. 

DH sudah dikurung selama kurang lebih 1,5 tahun. Ia berada di ruangan dengan luas kurang lebih 1,5 meter persegi, ruangan tersebut tepat berada di samping rumah bibinya yang berlokasi di Kampung Cikahuripan, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap.

Diketahui kondisi kejiwaan DH mulai tidak stabil saat ia keluar dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2017. Awalnya DH sering kabur dan menghilang ia juga sering jalan kaki sendirian ke Kampung Malereng untuk menemui ayahnya. 

DH tinggal bersama bibi dari pihak ayah karena orang tuanya sudah bercerai dan sang ayah sudah menikah lagi dengan warga Kampung Malereng. 

Mamat Slamet selaku kepala Desa Pasirpanjang mengatakan, kondisi kejiwaan DH semakin tak stabil. Hingga saat ini, DH sudah 1,8 tahun menderita gangguan jiwa. 

DH akan melakukan rehabilitasi di RSUD R Syamsudin SH atas rujukan dari Puskesmas Ciracap dengan persetujuan keluarga dan diketahui oleh Muspika. 

"Tadi dibawa ke RSUD R Syamsudin SH menggunakan ambulan desa," kata Mamat. 

baca juga

Keluarga dan aparat desa sudah mengupayakan kesembuhan DH, dengan memeriksanya ke Puskesmas hingga dirujuk ke RSUD Jampangkulon. Pemerintah desa juga membantu keluarga dengan membuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk DH.

Dalam menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin SH, DH tak lagi dirantai dan dikurung. Sebab Pemdes bersama Muspika berencana membuatkan ruangan yang lebih layak untuk DH. 

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Sekolah di Sukabumi Dibobol Maling dalam Semalam, Begini Tampang Pelakunya

Dua Sekolah di Sukabumi Dibobol Maling dalam Semalam, Begini Tampang Pelakunya

Jabar | Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:59 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022: Indonesia Masih Dibayangi Pemasungan ODGJ

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022: Indonesia Masih Dibayangi Pemasungan ODGJ

Health | Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:38 WIB

Beri Santunan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Semoga Meringankan Beban

Beri Santunan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Semoga Meringankan Beban

News | Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:10 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×