Sukabumi.suara.com - beredar sebuah video dimana para pelajar SMP dan SMA yang akan melakukan aksi tawuran tertangkap oleh petugas kepolisian Jakarta Timur.
Video yang diunggah ulang oleh akun @lensa_berita_jakarta di media sosial Instagram Jumat (21/10/2022) para pelajar yang tertangkap oleh petugas kepolisian itu pun tampak diberikan hukuman.
Terlihat sejumlah pelajar sekolah diduga masih SMP dan SMA tertangkap oleh pihak kepolisian dimana mereka akan melakukan aksi tawuran, pelajar berjumlah 16 anak dari 8 sekolah yang berbeda di Jl. Pertanian, Klender . Pelajar tersebut sebelumnya sudah melakukan aksi tawuran dan kembali akan melakukan tawuran yang kedua kalinya di Layang Klender.
Mereka juga tampak dihukum dengan melakukan jalan jongkok dan mencopot seragam sekolah yang digiring oleh petugas kepolisian, setelah jalan jongkok mereka disuruh naik keatas mobil polisi yang dibawa ke kantor polisi untuk di tindak lanjuti. Setelah sampai didekat kantor polisi mereka disuruh jalan jongkok lagi untuk masuk ke dalam kantor.
Salah satu anggota polisi juga mengatakan bahwa terdapat laporan dimana terdapat tawuran didaerahnya dari warga sekitar , pihak kepolisian menemukan 16 anak didalam gang.
Aksinya tersebut mendapatkan berbagai komentar dari warganet yang melihatnya.
"De semoga kalian baca ini
Kasian sm yg nyekolahin de , mreka berharap kalian bs kerja sukses . Tawuran kalo ga mati , cacat , di tangkep di kluarin sekolah , semuanya butuh biaya lg de .. saya kasian sm kalian yg di dropout dr skolah , sy kasian jg sm org tua atau siapapun yg biayain kalian , sy kasian sm yg nangisin dan kawatir sm kalian , semoga kalian semua di bukakan pintu hatinya sm Allah ( aaamiiinn )" ucap salah satu akun warganet.