Siapa Menguntungkan Anies untuk Rebut Suara di Jatim, AHY atau Khofifah?

Suara Sumatera

Jum'at, 10 Februari 2023 | 18:29 WIB
Siapa Menguntungkan Anies untuk Rebut Suara di Jatim, AHY atau Khofifah?
Ilustrasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anies Baswedan. AHY atau Khofifah, calon pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024? (Instagram)

Suara Sumatera - Bakal calon presiden Anies Baswedan sudah hampir pasti diusung Koalisi Perubahan yang terdiri dari tiga partai yaitu Nasdem, Demokrat dan PKS.

Tinggal sekarang menentukan siapa kira-kira pendamping Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024. Sejumlah nama muncul.

Namun yang paling kuat adalah nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menduga partai-partai akan menggunakan strategi teritorial untuk menghitung capres cawapres mana yang diusung untuk memenangkan Pilpres.

"Pertama pasti perhatian utama Jawa. Di Jawa uda jelas. Isunya dua aja. Memaksimalkan Jawa Barat atau Jawa Timur karena Jawa Tengah susahlah. Milik PDIP. Jadi pilihan Prabowo dan Anies memaksimalkan Jawa Barat atau Jawa Timur," kata dia dikutip dari Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.

Ganjar juga sama. Karena sudah cukup kuat di Jawa Tengah, kata Djayadi, jika Ganjar ingin memperbesar kemenangan harus memaksimalkan Jawa Barat atau Jawa Timur.

Di koalisi Perubahan, Djayadi mengatakan, posisi Anies Baswedan cukup kuat di Jawa Barat. Jika Prabowo, Anies, Ganjar, bertarung, suaranya sama kuat di Jawa Barat.

"Karena PDIP punya basis sendiri. Kalau kita lihat suara PDIP di Jawa Barat bisa mencapai 28, 30 persen, pemenang Pemilu walau Pak Jokowi kalah di situ," tuturnya.

Sementara Anies dan Prabowo bisa berbagi di wilayah yang sama. Sehingga suaranya bisa 30-30. Atas dasar itu, menurut Djayadi bagi Koalisi Perubahan memaksimalkan Jawa Barat bukan pilihan utama.

baca juga

Pilihan utamanya memaksimalkan Jawa Timur. Yaitu memilih calon mana yang secara teritorial kuat di Jawa Timur.

"Itulah hitung-hitungannya apakah AHY apakah Khofifah, mana yang paling banyak secara kualitatif punya kekuatan?" tutur dia.

Zulfan Lindan mengatakan, AHY bisa kuat di Jawa Timur Karena wagub Emil Dardak berasal dari Partai Demokrat dan disukai kaum milenial.

"Ini basis buat Demokrat kalau AHY diusung Koalisi Perubahan. Orang hanya melihat Khofifah NU, dia ga tau NU juga sudah terbelah-belah juga. Bukan organisasi NU nya, tapi afiliasinya sudah ke PKB, PPP, Golkar, Nasdem sedikit. Anies-AHY bagus," ujar Zulfan. 

Djayadi setuju dengan mengatakan AHY bukan pilihan yang buruk untuk mengambil Jawa Timur karena keluarga SBY berbasis di Jawa Timur.

"Ibas itu termasuk punya suara paling besar di Pacitan, sekitar Blitar. Daerah Mataraman yang biasanya PDIP tapi yang untuk Pacitan, Blitar termasuk Trenggalek itu AHY saya kira bisa kuat di situ. Ada kekuatannya," ujar Djayadi.

Secara simulasi pasangan, Djayadi mengatakan Anies-Khofifah dan Anies-AHY perbedaan suaranya tidak jauh-jauh amat. Yang bisa membedakan keduanya menurut dia adalah soal kelemahan kualitatif.

"Dalam konteks dukungan kualitatif itu, orang pro Khofifah akan bilang Khofifah bisa unggul secara kualitatif," ujarnya.

Ini berkaca dari Pilgub Jawa Timur tahun 2018 di mana Khofifah berhadapan dengan PKB bersama PDIP, dua kekuatan utama di Jawa Timur secara partai.

"Ternyata pemilih perempuan di Jawa Timur, sekitar 54 persen memilih Khofifah. Yang laki-laki terbelah dua. Keunggulan Khofifah waktu itu ada di kaum perempuan. Ketua Muslimat NU. Hitung-hitungannya masih dinamis," ujar Djayadi.

Namun Zulfan Lindan mengingatkan, AHY memegang kunci koalisi karena dia yang bisa menentukan apakah Koalisi Perubahan bisa lolos presidential treshold untuk mengusung pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasih Sindiran Keras ke Koalisi Perubahan, Masinton PDIP: Koalisinya Ada, Ide Perubahannya Nggak Ada

Kasih Sindiran Keras ke Koalisi Perubahan, Masinton PDIP: Koalisinya Ada, Ide Perubahannya Nggak Ada

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 18:28 WIB

Rocky Gerung Minta Presiden Jokowi Bantu Ganjar Agar Bisa Kalahkan Anies di Pilpres 2024

Rocky Gerung Minta Presiden Jokowi Bantu Ganjar Agar Bisa Kalahkan Anies di Pilpres 2024

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 17:52 WIB

Rocky Gerung: Reshuffle di KPK karena Anies Elektabilitasnya Naik Terus

Rocky Gerung: Reshuffle di KPK karena Anies Elektabilitasnya Naik Terus

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 17:29 WIB

Bantah Tahan Diri di Koalisi Perubahan, NasDem Nilai Airlangga Cuma Ingin Bikin Galau Pendukung Anies

Bantah Tahan Diri di Koalisi Perubahan, NasDem Nilai Airlangga Cuma Ingin Bikin Galau Pendukung Anies

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 16:42 WIB

'Kinerjanya Jauh Lebih Baik' Airlangga Dinilai Layak Diusung Jadi Capres dari KIB

'Kinerjanya Jauh Lebih Baik' Airlangga Dinilai Layak Diusung Jadi Capres dari KIB

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 16:20 WIB

Pejabat KPK Mundur Karena Tolak Perintah Firli Jadikan Anies Baswedan Tersangka?

Pejabat KPK Mundur Karena Tolak Perintah Firli Jadikan Anies Baswedan Tersangka?

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 16:13 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×