Dokter Boyke Bongkar Fakta Wanita Berbulu Lebat, Gairah Seksnya Lebih Tinggi?

Suara Sumatera Suara.Com
Kamis, 04 Mei 2023 | 19:40 WIB
Dokter Boyke Bongkar Fakta Wanita Berbulu Lebat, Gairah Seksnya Lebih Tinggi?
Dokter Boyke Dian Nugraha (Dini/Suara.com)

Suara Sumatera - Penampilan seseorang kerap dikaitkan dengan kemampuan hingga hasrat seksual. Banyak juga yang menganggap perempuan berbulu lebat memiliki gairah seksual yang tinggi. Benarkah?

Pakar seksologi, Dokter Boyke Dian Nugraha mengatakan, perempuan yang memiliki bulu lebat biasanya berkaitan dengan kadar testosteron yang tinggi. Sementara testosteron yang tinggi itu memengaruhi gairah seksual.

“Seringkali bulu itu dikaitkan dengan kadar hormon testosteron sebagai pemicu gairah, jadi itu ada benarnya juga,” ucap Dokter Boyke dalam unggahan di kanal Youtube TonightShowNet, dikutip dari Suara.com, Kamis (4/5/2023).

Hanya saja, tidak semua perempuan dengan bulu lebat memiliki gairah seksual tinggi. Sebab, semua harus melihat dari kadar testosteron perempuan tersebut. 

Jika kadar testosteronnya tinggi, itu memang berpengaruh pada gairah seksual tinggi. Untuk mengetahuinya perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Testoteron tinggi membuat gairahnya juga lebih tinggi meskipun itu mitos semua perempuan berbulu itu gairahnya tinggi. Tapi kita harus lihat testosteronnya dulu. Kita harus cek testosteronnya juga, kalau tinggi, memang iya meningkatkan gairah seks dan menambah massa otot,” jelas Dokter Boyke.

Meski demikian gairah seksual seseorang juga tidak hanya ditentukan pada testosteron. Pasalnya, gairah seksual juga dipengaruhi suasana hati, makanan, dan lain-lain.

“Kalau berbulu itu memang testosteronnya lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Tapi tidak selalu gairah seks itu ditentukan testosteron saja, oleh mood, makanan yang kita makan,” sambung Dokter Boyke.

Tidak hanya dikaitkan dengan gairah seksual, Dokter Boyke menjelaskan, perempuan yang miliki testosteron tinggi juga berpengaruh pada kesulitan hamil. Kondisi ini disebut sindrom polikistik ovarium akibat kadar testosteron yang tinggi.

Baca Juga: Ditagih Bayar Sewa Kontrakan Gegara Nunggak 4 Bulan, Wanita Ini Nekat Buka Baju dan Ajak Pemilik Rumah Hubungan Seks

“Wanita dengan testosteron tinggi memang akan tumbuh bulu-bulu, beberapa perempuan juga akan mengalami kesulitan untuk hamil yang kita sebut juga TCOS atau sindrom polikistik ovarium. Nah itu biasanya testosteronnya agak tinggi,” ungkap Dokter Boyke.

Untuk mengatasi hal tersebut, perempuan dengan testosteron tinggi dianjurkan untuk banyak konsumsi makanan-makanan sehat yang mengandung fitoestrogen.

“Makanan yang dianjurkan itu tentunya makanan-makanan buah-buahan. Tidak ada pantangan makanan apapun. Tapi makanan sayuran itu kita anjurkan. Dan juga makanan-makanan yang mengandung fitoestrogen seperti kacang kedelai, tahu tempe, itu melawan testosteronnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI