Suara Sumatera - Berakhir sudah aksi kejahatan yang dilakukan Bima Bastian alias Jarot. Pelaku perampokan bersenjata airsoft gun ini ditembak mati polisi.
"Pelaku Bima meninggal usai diberikan tindakan tegas karena mencoba melawan petugas," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Senin (10/7/2023).
Pelaku ditangkap pada Sabtu 8 juli 2023. Jarot merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan narkotika.
Selain menangkap Bima, polisi juga menangkap lima pelaku lainnya, Ari Wirana, Iman Setiawan, Hairil Nazri, Fajar Ari Wibowo dan Muhammad Norman.
"Dari kelima pelaku, empat di antaranya ditembak pada bagian kakinya," ungkap Fathir.
Delapan kali beraksi
Fathir mengatakan pelaku delapan kali beraksi, di antaranya di Ayam Penyet Jakarta Jalan Dr Mansyur Medan, Alfamart Jalan Lintas Binjai-Stabat, Kabupaten Deli Serdang, Klinik di Jalan Tanjung Anom, perumahan di Jalan Sri Gunting, Sunggal, dan kos-kosan di Jalan Gaperta Medan.
Modus para pelaku masuk ke toko atau lokasi usaha lalu mengeluarkan senjata airsoft gun dan mengancam korbannya.
"Pelaku kemudian menggasak harta benda korban seperti handphone, sepeda motor dan lainnya," ungkap Fathir.
Baca Juga: Geger! Gerombolan Bermotor Ancam Warga Cisolok Sukabumi Pakai Senjata Api
Terbaru pelaku merampok Beauty Salon di Jalan Flamboyan Raya pada Senin 3 Juli 2023. Aksi pelaku terekam CCTV dan viral di media sosial.
Polisi menyita barang bukti dua pucuk senjata airsoft gun, uang Rp 307 ribu, dua unit sepeda motor, STNK dan beberapa kunci L.