Suara Sumatera - Tiga pemilik warung makan di Kelurahan Sungai Jering, Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan anggota polisi.
Tiga warung nasi Ampera Slamet, Sarapan Kodai Ociak Awak depan Kantor Samsat dan Ampera Nadia tersebut awalnya mendapat telpon orang yang mengaku anggota Polri mengaku bernama Aiptu Steven dan Ipda Rudi.
Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Syafri Joni mengungkapkan kasus penipuan ini diketahui usai ketiga korban mengantar nasi bungkus ke kantornya.
“Sesampai di Polsek Kuantan Tengah, ketiga korban menanyakan kepada personil Piket Polsek Kuantan Tengah, bahwa ada pesanan Nasi. Namun setelah ditanyakan kepada korban, siapa yang memesan, korban menjawab pak Aiptu Steven dan Ipda Yudi,” jelas Kapolsek, Rabu (20/9/2023).
Mendengar penjelasan para korban, petugas kemudian menyampaikan jika di Polsek Kuantan Tengah tidak ada namanya Aiptu Steven dan Ipda Yudi.
Kompol Syafri pun menyatakan kepada pihak warung tersebut jika telah menjadi korban penipuan orang mengaku anggota polisi.
Diketahui, Ampera Slamet mengalami kerugian sebesar Rp250.000, Sarapan Kodai Ociak Awak depan Kantor Samsat dengan kerugian Rp180.000 dan Ampera Nadia dengan kerugian Paket Gopay Rp150.000 dan makanan Rp180.000.
“Untuk meringankan korban penipuan, anggota Polsek Kuantan Tengah mengganti kerugian ketiga korban,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya begitu saja. Apalagi dengan nomor baru dan tidak dikenal sebelumnya.