SuaraSumedang.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara usai penuhi panggilan KPK.
Anies Baswedan mengatakan pemenuhan panggilan ini untuk menghilangkan prasangka mengenai Formula E.
Anies berharap ke depan para pemimpin pusat dan daerah bisa mendapatkan tempat mengusung kemajuan ide yang membawa perubahan.
"Ini untuk menghilangkan prasangka dan kecurigaan yang tidak pada tempatnya. Sehingga di masa mendatang para pemimpin pusat maupun daerah akan mampu dan mendapat tempat mengusung berbagai kemajuan yang membawa perubahan di Indonesia," tuturnya dikutip dari ANTARA NEWS, Rabu (7/9/22).
Kedantangannya selain memberikan keterangan, juga menyampaikan terkait gagasan Formula E.
Diharapkan dengan hal ini tidak ada kecurigaan dan ke depan bisa berkolaborasi.
"Ini adalah upaya membaurkan kemajuan dan gagasan soal formula E, agar KPK dapat mendudukkannya dalam sistem hukum dan pertanggungjawaban sebuah kebijakan," ujarnya.
Menurutnya, awal mula ajang Formula E terbentuk dari kemajuan gagasan.
Kemajuan itu menurutnya, harus dibaurkan dengan sitem hukum dan kebijakan.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Bertambah Penggunaan BBM Meningkat, Erick Thohir: Kurangi Penggunaan BBM
Sehingga dengan kemajuan gagasan, bagi Anies akan membentuk narasi peradan yang maju dan benar.
"Sebuah ide kemajuan yang harus dibaurkan dengan sistem hukum, kebijakan dan bahkan politik di Indonesia. Makin membaur sebuah kemajuan maka narasi peradaban kita makin akan terus bergerak ke arah yang benar," pungkas.
KPK sendiri mengatakan pemanggilan Anies dalam rangka meminta keterangan Anies mengenai Formula E.