SuaraSumedang.id - Keretakan rumah tangga Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi masih terus jadi sorotan.
Diketahui, Anne Ratna Mustika melayangkan gugatan cerai ke Dedi Mulyadi suaminya.
Usut punya usut, gejolak rumah tangga pasangan wakil rakyat tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak lama dan baru memuncak saat ini dengan gugatan yang dilayangkan Anne Ratna Mustika.
Dalam keberjalananya, Anne Ratna Mustika membeberkan terkait beberapa alasan dirinya menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, Anne Ratna Mustika mengaku tidak diberi nafkah lahir batin dari Dedi Mulyadi.
Tidak hanya itu, dia juga mengatakan bahwa suaminya tersebut telah melanggar syariat Islam dan alasan-alasan lainnya.
Dengan adanya tudingan tersebut, Dedi Mulyadi pun akhirnya buka suara dengan memberikan tanggapan.
Secara tegas, Dedi Mulyadi bahkan memberikan tanggapan di depan awak media usai menghadiri persidangan.
Dedi sempat mengklarifikasi perihal tuduhan yang dilayangkan Ambu Anne kepada awak media.
Baca Juga: RFEF Resmi Pecat Luis Enrique dari Kursi Pelatih Timnas Spanyol
"Kalau ada tuduhan tidak memberikan nafkah...lantas pembiayaan yang dikeluarkan untuk menunjang keberhasilan seorang Istri menjadi bupati, baik sebelum pencalonan ataupun sesudah pencalonan," Ucap Dedi, dilansir SuaraDenpasar.com dari Youtube KDM CHANNEL (9/12/2022).

Lebih lanjut, dia mengaku heran dengan tuduhan yang dilayangkan oleh Anne Ratna Mustika terhadap dirinya.
"Apa kategorinya?" tambah Dedi Mulyadi di depan awak media ketika ditanya perihal masalah perceraiannya.
Dedi berkata bahwa hal itu adalah bagian dari serangkaian adanya kepastian hukum yang dialami oleh dirinya.
Diketahui, hingga kini, proses hukum gugatan cerai Anne Ratna Mustika terhadap Dedi Mulyadi masih berjalan.(*)
Sumber: denpasar.suara.com