SuaraSumedang.id – Proses perceraian masih terus bergulir, Anne Ratna Mustika tuding Dedi Mulyadi tak berikan nafkah lahir batin, hingga jadi salah satu penyebab dirinya gugat cerai sang suami.
Seiring berjalannya proses perceraian, kini mulai terkuak satu per satu alasan wanita yang kerap disapa Ambu Anne itu gugat cerai Kang Dedi.
Tak hanya soal nafkah, salah satu penyebab gugatan perceraian Anne Ratna Mustika adalah adanya dugaan KDRT, sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya di SuaraSumedang.id.
Kesal banyak tudingan Ambu Anne yang terkesan memojokkan Dedi Mulyadi, kini Anggota DPR RI itu buka suara dan senggol masalah pembiayaan pencalonan Pilkada istrinya itu hingga berhasil menjadi Bupati Purwakarta.
Menurut Dedi Mulyadi, dirinya sedikit banyak telah berperan dalam pembiayaan pencalonan Bupati Anne Ratna Mustika yang nilainya tak sedikit bahkan mencapai miliaran rupiah.
“Yang berikutnya ada proses Ambu menjadi bupati. Satu, ada kontribusi yang bersifat mungkin secara personal dan kontribusi dari kepemimpinan sebelumnya dalam bentuk keberhasilan pembangunan,” jelas Dedi Mulyadi.
Diketahui sebelum Anne Ratna Mustika menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi lebih dulu menduduki jabatan tersebut.
Setelah masa jabatannya usai, dirinya memilih untuk berkarir dalam dunia politik dan berhasil menjadi anggota DPR RI hingga sekarang.
Usai masa jabatan jadi Bupati Purwakarta selesai, laki – laki itu turut membantu pencalonan istrinya hingga berhasil menjadi Bupati Purwakarta yang sekarang ini, yakni Anne Ratna Mustika.
Kang Dedi ungkap telah memberikan kontribusi terhadap pencalonan Ambu Anne untuk jadi Bupati, salah satunya adalah kontribusi biaya.
“Mungkin walaupun tidak berkontribusi besar terhadap pencalonan, ada pembiayaan yang dikeluarkan,” jelas Dedi.
Tak berhenti saat pencalonan saja, namun Kang Dedi juga menyelesaikan tanggungan usai Pilkada yang mana biayanya mencapai Miliaran rupiah.
“Nah yang kedua setelah pilkada ada kewajiban yang saya selesaiakan. Ada pembiayayan yang saya bayarkan. Angkanya lumayan. Miliaran,” jelasnya. (*)
Sumber : SuaraDenpasar.id