Psikopat! Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Bunuh 11 Orang Terungkap, Simak Kronologinya

Suara Sumedang

Senin, 03 April 2023 | 22:17 WIB
Psikopat! Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Bunuh 11 Orang Terungkap, Simak Kronologinya
Kasus pembunuhan berantai oleh Dukun Palsu Pengganda Uang Slamet Tohari di Banjarnegara (halosemarang.id)

SuaraSumedang.id - Bak sebuah serial killer, siang tadi kita semua digemparkan dengan penemuan 10 jenazah, telah terkubur lama dalam satu lubang yang sama di sebuah kebun berlokasi di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

Korban-korban tersebut merupakan hasil dari pembunuhan berantai yang dilakukan oleh dukun palsu pengganda uang bernama Mbah Slamet atau Slamet Tohari (45).

Lokasi penggalian berada di lereng bukit yang ditanami singkong dan pohon puspa. Sedikitnya ada tiga titik yang digali oleh petugas kepolisian sesuai dengan arahan dari pelaku sendiri yaitu Slamet Tohari. 

Motif pembunuhan tersebut dilakukan tak lain karena pelaku telah menjalankan praktik penipuan dan pencucian uang selama 5 tahun, berkedok sebagai dukun sakti yang mampu melipatgandakan uang milik para korban hingga milyaran rupiah.

Pada kasus penipuan ini, Slamet mengaku telah menerima sedikitnya dana sebesar Rp 70 juta untuk dilipatgandakan, namun karena Slamet tak kunjung mengembalikan uang yang telah diberikan otomatis para korban datang untuk menagih uang miliknya.

Kejadian nahas inilah terjadi berawal dari penemuan mayat PO (53) pria asal Sukabumi, Jawa Barat yang merupakan salah satu korban pembunuhan Mbah Slamet.

Dilansir dari Tribun Jateng bahwa, 

Sebelum tewas dibunuh Mbah Slamet. Korban berinisial PO (45) sempat mengirimkan pesan whatsapp (WA) kepada anaknya.

Dalam pesan tersebut korban menyampaikan jika sedang berada di rumah pelaku. Anehnya sang ayah  meminta agar anaknya segera mencarinya bersama aparat kepolisian jika dirinya sudah tidak bisa dihubungi. Berikut isi pesan korban kepada anaknya:

baca juga

"Ini di rumah Mbah Slamet, buat jaga-jaga kalau umur ayah pendek, misal tidak ada kabar sampai Minggu langsung hubungi ke aparat," kata PO dalam kiriman pesan singkatnya kepada SL anak kandungnya. Selain itu korban juga membagikan lokasinya (sherlock) melalui pesan WhatsApp tersebut.

Hal inilah yang membuat SL ketakutan karena ayahnya sedang dalam kondisi yang berbahaya, benar saja bahwa korban tak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi kembali.

Berbekal bukti dari pesan yang disampaikan korban, GE anak korban lainnya segera melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian atas kasus orang hilang dan penculikan yang dilakukan oleh Mbah Slamet.

Dari hasil pengintaian dan investigasi selama kurang lebih 5 hari, petugas kepolisian berhasil menangkap Slamet Tohari.

Dari keterangan si pelaku, Satuan Reskrim Polres Banjarnegara berhasil menemukan jenazah korban PO pada hari Sabtu (01/04/2023) di sebuah jalan setapak, salah satu kebun milik pelaku, hingga jenazah korban segera dievakuasi dan dilakukan otopsi.

Pelaku mengaku telah membunuh korban dengan cara meracuninya, dibantu bersama tangan kanannya berinisial BS yang kemudian mengubur korban di lokasi kejadian.

"Modus operandinya tersangka ini memiliki tangan kanan bernama BS. BS inilah yang mengupload info di Facebook bahwa Slamet adalah orang pintar. Akhirnya BS mempertemukan antara korban PO dan Mbah Slamet," ujar Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto dalam sebuah konferensi pers.

"Pelaku kesal kemudian memberikan minuman potas kemudian membunuhnya dan menguburnya di jalan setapak menuju hutan Wanayasa. Motifnya kesal sering ditagih oleh korban. Selain itu Slamet takut akan dilaporkan hingga korban akhirnya diracun," terangnya, dikutip dari Tribun Jateng.

Berbekal informasi yang diberikan oleh Mbah Slamet, Satuan Reskrim Polres Banjarnegara melakukan penggalian ulang di sekitar kebun milik sang pelaku yang merupakan lokasi ditemukannya korba PO.

Pada akhirnya, hingga pukul 15.00 WIB, polisi berhasil menemukan kembali 10 mayat lainnya dengan kondisi sudah menjadi tulang belulang di lubang yang sama, sehingga, kasus pembunuhan berantai ini menjadi sebuah perhatian kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.

Adapun Pasal yang dapat dikenakan untuk si pelaku adalah Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati dan seumur hidup. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ipar adalah Maut, Kisah Nyata Suami yang Tega Membunuh Istri Tercinta Demi Nikahi Adik Ipar

Ipar adalah Maut, Kisah Nyata Suami yang Tega Membunuh Istri Tercinta Demi Nikahi Adik Ipar

Sumedang | Senin, 03 April 2023 | 14:42 WIB

Waduh! Tak Hanya Satu, Total Sudah Ada 11 Jasad yang Diduga Korban Pembunuhan Dukun di Banjarnegara

Waduh! Tak Hanya Satu, Total Sudah Ada 11 Jasad yang Diduga Korban Pembunuhan Dukun di Banjarnegara

Jawa Tengah | Senin, 03 April 2023 | 17:11 WIB

Jenazah di Liang Tanpa Nama di Banjarnegara, Uang Rp70 Juta Lenyap Dibawa Dukun Palsu

Jenazah di Liang Tanpa Nama di Banjarnegara, Uang Rp70 Juta Lenyap Dibawa Dukun Palsu

Jawa Tengah | Senin, 03 April 2023 | 15:22 WIB

Terkuak! Pembunuhan Berencana di Banjarnegara, Usai Diracun Korban Dikubur di Jalan Setapak

Terkuak! Pembunuhan Berencana di Banjarnegara, Usai Diracun Korban Dikubur di Jalan Setapak

Jawa Tengah | Senin, 03 April 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

×